March 25, 2013

G E W Kumaat: PNS Jangan Berkianat dan Jangan Biarkan Kejahatan

MANADO, FOKUSMANADO.COM - Pegawai Negeri Sipil (PNS) tegakkan kebenaran, jangan berkianat dan jangan biarkan kejahatan. Demikian dikatakan, Pdt Drs. G E W Kumaat, S.Th M.Si dalam Ibadah Rutin di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, yang dihadiri oleh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Kantor Gubernur Sulut.

"Upaya untuk membangun iman kristiani jajaran PNS di lingkungan Pemerntah Provinsi Sulut, terutama dalam menyadari dan memaknai jalan salib Yesus Kristus untuk menebus dosa umat manusia, di minggu-minggu sengsara, harus semakin dilakukan dalam kerangka menciptakan PNS yang beriman," ujar Kumaat dalam kotbahnya yang merujuk pada bacaan alkitab, Matius 27 : 11-26.

Lanjut, PNS jangan seperti Pilatus. Ada 4 hal penting, Pertama, pilatus telah melakukan kebodohan yang mencolok, karena walaupun tidak menemukan kesalahan pada Yesus, namun Yesus tetap dihukum. Pilatus tidak mampu menyatakan yang benar itu benar dan salah itu salah.

"PNS kristiani harus berani menegakkan kebenaran," tuturnya.

Kedua, Pilatus adalah wali negeri, pejabat pemerintah, wakil Tuhan, namun memamerkan perbuatan kotor dengan membebaskan barabas yang jahat dan menghukum Jesus tak bersalah. Pilatus berkianat terhadap jabatannya sebagai yang dipilih Tuhan, wakil Allah. Pilatus melindungi kejahatan, dan menyiksa yang baik.

"PNS diharapkan jangan berkianat terhadap jabatan yang dipercayakan pimpinan sebagai wakil Tuhan, apalagi menyusahkan orang lain, dan melindungi perbuatan jahat," jelas Kumaat.

Ketiga. dengan mengutip pasal 27 ayat 19 Injil Matius, yang menegaskan. Jangan engkau mencampuri perkataan orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam, Kumaat menjelaskan bahwa pasangan hidup, orang paling dekat istri atau suami, perlu didengar, diberi perhatian, dan jangan diabaikan, dtengah-tengah tugas pelayanan sebagai PNS.

Keempat, Kumaat menggarisbawahi, peran pilatus dalam karya keselamatan Allah.

"Pilatus dijadikan sebagai alat keselamatan, artinya siapapun juga akan dipakai Allah untuk karya keselamatan, jika Allah berkenan untuk orang banyak,"tandasnya.

Ibadah yang diselingi puji-pujian dari Kepala Biro Perlengkapan Dra. Femmy J. Suluh, MSi, bersama jajarannya, diakhiri dengan jabat tangan Pendeta Kumaat bersama dengan PNS yang hadir.

Reporter: Alex Terwin
Editor  : Ferlyando Sandala

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: