May 28, 2013

Akankah Neymar Bersinar di Barcelona Musim Depan ?

ManadoUpdate.Com
Neymar. 
BARCELONA - Akhirnya, setelah beberapa bulan spekulasi beredar, Neymar dipastikan hijrah ke Eropa musim depan. Adalah Barcelona yang berhasil menggaetnya dari Santos. Tidak diungkapkan dengan jelas berapa nilai transfer Neymar yang harus ditebus Barcelona. Tapi, pemain 21 tahun itu dipastikan menandatangani kontrak lima musim bersama tim Katalan itu.

Barcelona mungkin boleh menyebut diri mereka sukses dalam upaya menggaet Neymar. Pasalnya, rival-rival Barcelona untuk Neymar termasuk kaya dan siap menggelontorkan uang dalam jumlah banyak. Sebut saja Real Madrid, Manchester City hingga Chelsea.

Barcelona juga pantas puas bisa mendapatkan Neymar. Catatan statistik pemain asal Brasil itu termasuk luar biasa.

Sejak melakoni debutnya untuk timnas Brasil pada 2009, Neymar mencuri perhatian dengan gaya dan kontribusinya. Dia bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik di Campeonato Paulista dalam tiga musim terakhir dan memenangi dua penghargaan Pemain Terbaik Amerika Latin. Pada 2011, Neymar meraih penghargaan Puskas Award atas gol fenomenalnya melawan Flamengo.

Di usia 21, Neymar mengantar Santos menang di enam kompetisi. Bersama Santos, dalam 103 penampilan, Neymar bisa mencetak 53 gol. Statistik tersebut membuatnya sebagai pemain paling berprospek bagus.

Tak salah juga memprediksi Neymar adalah calon pemain legenda Brasil lainnya setelah Pele, Socrates, Romario, Ronaldo dan Ronaldinho. Gaya bermain dan skillnya bisa Anda lihat di ratusan klip yang tersebar di YouTube.

Namun kemudian, yang jadi pertanyaan adalah apakah Neymar bisa meraih sukses saat bermain di Eropa bersama Barcelona nanti?

Pertanyaan itu bukan tanpa alasan. Bukannya meremehkan kompetisi di Brasil, tapi harus diakui La Liga Spanyol memiliki derajat yang berbeda dibanding Campeonato. Belum lagi lawan yang harus dihadapi Neymar saat membela Barcelona, juga beban ekspektasi yang harus disandangnya.

Di La Liga, kualitas pemain yang menjadi lawan Barcelona berada di level tersendiri, baik kecepatan, agresivitas. Belum lagi kengototan pemain lawan setiap menghadapi Barcelona, yang musim depan akan menyandang status sebagai juara bertahan La Liga. Pastinya, pemain dari 19 tim lain akan sangat termotivasi dan siap menghalalkan segala cara di lapangan untuk bisa mematikan pemain-pemain Barcelona.

Neymar sejatinya tahu hal itu. Perhatikan saja penampilannya bersama timnas Brasil saat menghadapi tim-tim asal Eropa. Saat melawan Inggris misalnya, penampilannya tak bisa dibilang mengesankan, bahkan cenderung mengecewakan.

Selain itu, Neymar juga harus menyesuaikan gaya penampilannya dengan karakter permainan Barcelona. Dalam hal ini, bisa jadi akan ada kesulitan.

Barcelona dikenal dengan gaya permainan tiki-taka, alias umpan dan terus bergerak. Singkatnya, Barcelona lebih bermain kolektif. Sementara Neymar lebih mengandalkan aksi individual, dengan lebih sering melakukan drible, mengalahkan lawan satu lawan satu, bergaya dan beraksi, juga menciptakan peluang dengan gayanya sendiri.

Gaya tersebut sejatinya juga dimiliki Lionel Messi. Tapi, Messi tahu kapan dia harus melakukan individu dan kapan harus bermain tim. Maklum, Messi 'dilahirkan dan digodok' di akademi sepakbola 'La Masia' yang terkenal itu. Jadi, dia tahu luar dalam strategi tiki-taka.

Berbeda dengan Neymar, yang sampai saat ini belum juga bergabung dengan Barcelona. Jadi, butuh waktu untuk Neymar beradaptasi dengan gaya permainan Barcelona.

Meski begitu, ekspektasinya sudah begitu besar ada di pundaknya. Bahkan ada harapan khusus Neymar bisa meneruskan tradisi Messi untuk menjadi pemain terbaik dunia saat masih membela Barcelona.

Editor: Ferlyando

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: