May 08, 2013

Pemprov dan Kab/Kota Perlu Sinergi Dalam Upaya Penurunan KIA

Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd. 

MANADO - Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, selaku Ketua Umum Tim Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir Bayi dan Anak Balita (KIBBLA) dan Kesehatan Reproduksi (Kespro) Prov. Sulut menegaskan komitmen pemprov untuk pencapaian MDGs di tahun 2015  perlu mendapat perhatian penuh dari Pemkab/Pemkot, mengingat tinggal 1,5 tahun lagi kita akan berada di tahun 2015. Pemenuhan standard pelayanan kesehatan Ibu, anak, dan gizi menjadi kewajiban pokok dalam upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak (KIA) di daerah ini. Penegasan itu di kemukakannya saat membuka Pertemuan Tim KIBBLA dan Kespro Prov. Sulut di Senin (6/5) kemarin, di Hotel Quality Manado.

 Kegiatan yang di gelar Dinkes Sulut itu diikuti para Kadis Kesehatan, Kepala Bapeda Kab/Ko serta Tim KIBBLA dan Kespro Sulut berlangsung selama dua hari.

Menurut Kansil Evaluasi data MDGs 2012 bidang kesehatan menunjukan pencapaian target MDGs bidang kesehatan sulut masih rendah pada angka kematian ibu dan HIV/AIDS. Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator utama status kesehatan suatu wilayah, dan sampai saat ini kita masih mengalami permasalah serius dengan masih tingginya angka KIA di sulut. Jumah kematian ibu kita masih di atas target MDGs. Walaupun saat ini KIA kita mengalami penurunan 189/100.000 KH di tahun 2011 dan menurun 125/100.000 KH d tahun 2012, namun kita masih perlu kerja keras untuk mencapai angka 102/100.000 KH di tahun 2015 nanti, katanya.

Kansil mengatakan, saat ini pemprov sedang memproses strategis khusus untuk percepatan pencapaian MDGs dan SPM bidang kesehatan di sulut lewat Keputusan Gubernur No. 80/2011 Tanggl 18 Maret 2011 Tentang Pembentukan Tim KIBBLA dan Kespro tadi, ini semuanya merupakan upaya percepatan pencapaian target MDGS dan SPM bidang kesehatan.Namun yang sangat penting disini diperlukan adanya sinergitas kebijakan antar Pemprov dan Pemkab/Pemkot sehingga kita menjadi solid. Pembagian peran disini perlu diatur bersama, sehingga kita bisa memenuhi komitmen global tersebut. bahkan Kansil berharap lewat pertemuan ini akan tersusun rencana aksi daerah, ujarnya.

Kadis Kesehatan Sulut dr. Maxi Rondonuwu DHSM menyebutkan, tujuan kegiatan itu adalah untuk meningkatkan koordinasi antara Tim KIBBLA dan Kespro Sult dengan mitra terkait dalam rangka pelaksanaan prgram KIBBLA dan Kespro di Provinsi Sulut. Pembicara Kepala Bappeda Sulut DR. Noldy Tuerah selaku Ketua Tim Tehnis, serta serta dari Dinkes Sulut sendiri, tambah Rondonuwu. Hadir, para pejabat eselon III dan IV  dilingkungan Dinkes Sulut.

Reporter: Terwin
Editor: Ferlyando

BAGIKAN KE: