May 10, 2013

Sergio Ramos Minta Berhenti Berfikir Kekalahan Yang Lalu

Ekspresi bek Real Madrid, Sergio Ramos, saat mencetak gol kedua klubnya ke gawang Borussia Dortmund pada semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, Selasa atau Rabu (1/5/2013). Madrid menang 2-0, namun tetap gagal lolos ke final karena kalah agregat 3-4 dari Dortmund. 

MADRID - Bek Real Madrid, Sergio Ramos, meminta timnya berhenti berpikir soal diri sendiri dan bersatu untuk menghadapi final Copa del Rey, melawan Atletico Madrid, di Santiago Bernabeu, 17 Mei 2013.

"Ini waktunya untuk menghentikan semua kontroversi, apakah itu soal Jose Mourinho, Iker Casillas, atau Pepe... Sekarang, kami harus menemukan semangat tim kami, fokus dan berkonsentrasi pada final. Itulah yang penting saat ini. Kami harus melupakan ego kami dan berpikir soal memenangi final. Kemudian, kita akan melihat apa yang terjadi," ujar Ramos.

Menurut pemberitaan di Spanyol, keharmonisan tim Madrid rusak setelah Mourinho memutuskan tetap memainkan kiper Diego Lopez, ketika Casillas sudah pulih dari cedera tangan pada 24 Maret 2013.

Sejak 24 Maret hingga saat ini, Madrid telah melakoni 16 pertandingan dan Casillas sama sekali tidak dimainkan. Setelah pertandingan Liga BBVA melawan Real Valladolid, 4 Mei 2013, Pepe mengatakan bahwa Mourinho seharusnya lebih menghargai Casillas.

Menanggapi pernyataan Pepe, Mourinho mengatakan bahwa Pepe berkata seperti itu karena ia kalah bersaing dengan Raphael Varane.

Sementara itu, Copa del Rey menjadi ajang penting bagi Madrid karena mereka sudah tersingkir dari Liga Champions dan membutuhkan keajaiban untuk mencegah Barcelona menjuarai Liga BBVA musim ini.

Dengan tiga laga tersisa, Madrid duduk di peringkat kedua klasemen dengan nilai 80, atau kalah delapan angka dari Barcelona yang menyisakan empat pertandingan.

Editor : Ferlyando

BAGIKAN KE: