![]() |
Sompie Singal. |
“Segera diadakan rolling,” katanya.
Menurut Sompie, rolling kali ini menyasar pejabat yang akan pensiun. Hingga lebih sebagai sebuah keharusan ketimbang “hukuman”. “Kali ini yang kena rolling adalah pejabat yang akan pensiun,” tuturnya.
Sebagai penggantinya, Sompie memberi sinyal akan mempromosikan sejumlah kalangan muda usia ke tampuk pemerintahan.
“Itu bisa saja,” katanya.
Menurut Sompie, kalangan usia muda bisa saja naik level sebagai pejabat asalkan memenuhi sejumlah kriteria, “Mereka harus loyal, patuh, disiplin dan pintar,” katanya.
Wacana rolling sebenarnya telah bergulir sejak bulan lalu. Namun baru ditegaskan bupati pada minggu lalu.
Kabar yang beredar sebelumnya, rolling besar – besaran akan terjadi. Disebut rolling kali ini adalah “punishment” karena menyasar para pejabat yang punya kinerja buruk.
Penegasan bupati mementahkan semua dugaan tersebut.
Juga dipastikan posisi yang berganti tak banyak, karena pejabat yang akan pensiun hanya berjumlah sekira enam orang.
Sementara itu, sejumlah pihak menyatakan rolling mestinya mempertimbangkan kinerja pejabat.
Menurut pandangan mereka, banyak pejabat yang kinerjanya pas - pasan. Beberapa lagi, sudah tak sejalan dengan visi Bupati.
“Banyak yang sudah tidak lagi komit,” kata sumber Tribun di Pemkab.
Sumber mengibaratkan mereka sebagai duri dalam daging, yang terus menggerogoti tubuh Pemkab Minut.
Alhasil Pemkab terpuruk, dan para pejabat ini kian dapat menguntungkan diri sendiri. ‘Rolling harus dilakukan secepatnya,” katanya.
Tentang akan dinaikkannya para pejabat muda, dinilainya sebagai gagasan brilian. "Pemkab Minut perlu gagasan serta terobosan baru, itu akan tercipta jika para pejabat muda dihadirkan," katanya.
Wabub Minut Yulisa Baramuli beberapa waktu lalu mengemukakan penilaiannya kepada sejumlah pejabat.
Beberapa pejabat disebut Yulisa “kaya konsep, tapi miskin implementasi”. Ada pula yang disebut tanpa konsep sama sekali. “Hal itu memiriskan,” katanya.
Ia berpendapat, rolling perlu secepatnya dilakukan, tapi hal tersebut tergantung Bupati. ‘Itu semua di tangan Bupati,’ katanya.
Beberapa waktu lalu, Sompie menyatakan, rolling tergantung penilaian baperjakat. “Mereka yang menilai semua itu,” katanya.
Sumber: cs
Editor: Ferlyando
COMMENTS