December 04, 2013

Gadis Kos Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

Pembunuhan gadis di kamar kos. ilustrasi. 
Jakarta - Seorang gadis ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Kelinci II Nomor 18 RT 12 RW 04, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2013) sekitar pukul 09.00 wib. Gadis yang diketahui bernama Ira (22) itu adalah salah satu penghuni kos-kosan di kawasan tersebut.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Reza Pahlevi, korban ditemukan tewas di kamar kos-kosan berukuran 2 x 3 m itu dengan luka tusukan.

"Kami dapat informasi dari warga, ada orang meninggal dan kita langsung ke TKP (tempat kejadian perkara). Mayat korban ditemukan penjaga kosan lebih dari lima luka tusukan di bagian perutnya," ujar Reza, Selasa (3/12/2013).

Reza menuturkan, kronologis penemuan mayat gadis tersebut, ketika penjaga kos-kosan yakni Eka akan membangunkan gadis tersebut sekitar pukul 09.00 wib. Namun panggilan tersebut tak digubris gadis tersebut.

"Dia (Eka) katanya sering membangunkan Ira, namun saat itu Eka menemukan mayat Ira dengan kondisi berdarah yang ditutupi karpet bergambar klub Manchiter United (MU)," imbuhnya.

Lebih lanjut, aparat kepolisian pun masih menyelidiki identitas korban yang belum diketahui asal usulnya. Menurutnya, saat di lokasi kejadian, petugas hanya menemukan telepon genggam di kamarnya dan masih terus menyelidikinya.

"Kita akan terus selidiki dari nomor hp yang ada di secarik kertas yang ditemukan di kamar kosannya," ujarnya.

Pihak kepolisian pun menyesalkan kepada pemilik kos atau pun penjaga tidak memiliki identintas para penghuni.

"Ini yang kami keluhkan kepada para pengelola kos-kosan, untuk lebih menyaring orang-orang yang memasuki dan tinggal di kosan untuk mengetahui identitas penyewa kos-kosan, sehingga polisi tidak kesulitan jika terjadi hal apapun," jelasnya.

Lebih lanjut, kata Reza, pihak pengelola kos-kosan pun tak mengetahui pekerjaan yang digeluti gadis berkulit hitam tersebut.

"Kata penjaganya, mereka tak mengetahui, para penghuni kosan hanya diberi kepercayaan memegang kunci masing-masing. Dia enggak mau tahu. Tahunya bayar kosan sekitar Rp 1,3 juta," jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini jenazah tersebut sudah berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi.

"Jenazah sudah di RSCM untuk autopsi. Kita berharap masih terus mendalami terkait kematian mayat gadis tersebut, agar bisa segera diketahui penyebabnya kematiannya," pungkasnya.(mkc)

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: