June 22, 2014

Juara Dunia Spanyol Pulang Kampung




Oleh : Jerry Massie

Juara dunia 2010 di Afrika Selatan Spanyol akhirnya harus angkat koper usai di taklukan Cile 2-0. Melawan tim
Australia, barangkali sudah tak berpengaruh lagi. Dipastikan di grup B ini Belanda bersama Chile bakal ke babak 16 besar. Sedangkan Australi dan Spanyol harus pulang.

Pasalnya Cile telah mengantongi 6 poin begitu pula dengan Belanda yang meraih enam poin. Keduanya masih akan
bertarung untuk mencari juara grup. Belanda unggul masih unggul selisih gol 8-3 dan Cile 5-1. Dan kekalahan Cile pada
piala dunia lalu, dendam mereka terbalaskan sudah. Saat itu kedua negara tersebut sama-sama berada satu grup
yaitu grup H. Cile kala itu dipermak Spanyol 2-1 kini mereka mampu membalasnya 2-0.

Kekalahan tim yang berjuluk “Matador” ini memang begitu menyesakan dada. Betapa tidak, mereka datang sebagai jawara serta berpeluang merebut kembali lambang
supremasi tertinggi sepak bola dunia tersebut. Akan tetapi mimpi Spanyol harus dikubur dalam-dalam. Sepertinya piala dunia Brasil kurang bersahabat dengan
“tim Matador” yang mana sebelum laga pembukaan mereka paling dijagokan menang namun ternyata hasil yang
diraihnya kurang memuaskan.

Padahal di piala dunia ini Spanyol adalah juara Dunia dan juara Eropa dan datang dengan formasi lengkap seperti:
Xavi, David Silva, David Villa Fernando Torres, Jordi Alba, Iniesta namun tak membuat mereka begitu perkasa sama
seperti piala dunia lalu. Seakan Spanyo tak bertaji. Saat menghadapi Belanda tim yang ditaklukannya pada perhelatan piala dunia 2010 lalu dengan skor 1-0, kini
berbalik menaklukan Spanyol 5-1. 

Kekalahan ini adalah kekalahan terbesar kedua Spanyol di kancah piala dunia.
Barangkali para fans Spanyol akan kecewa lantaran penampilan buruk mereka. Kejadian yang dialami Spanyol
ini sama persis seperti tim “Ayam Jantan” Prancis. Pada piala Dunia tahun 1998 mereka berhasil mengalahkan Brasil
di Final yang saat itu Prancis tampil dengan bintang sepakbolanya Zinadine Zidane dan Thiery Hendry. Dan 2 tahun kemudian Prancis menjadi juara Eropah.

Begitu pula dengan apa yang dialami Spanyol. Tim yang bertabur bintang dan total pemainnya hampir Rp 10 triliun
ini tak menjamin mereka bisa bertahan. Pada bulan Juli 2008 Spanyol naik ke puncak Peringkat Dunia FIFA untuk
pertama kalinya dalamvsejarah tim, menjadi negara keenam ke atas peringkat ini, dan negara pertama ke atas peringkat tanpa sebelumnya memenangkan Piala Dunia FIFA .

Antara November 2006 dan Juni 2009 Spanyol tidak terkalahkan selama 35 pertandingan berturut-turut sebelum
mereka kalah dari Amerika Serikat tanggal 24 Juni 2009 pada Piala Konfederasi FIFA 2009 . Gaya tiki-takanya seakan tak mempan lagi. Lihat saja saat bertemu Belanda dilaga perdana mereka kesulitan menghadang gempuran Arjen Robben dan Robin Van Persie.

Pada tanggal 1 Juli 2012 tim nasional Spanyol membuat sejarah sepak bola ketika mereka mengalahkan Italia 4-0 di final Euro 2012 dengan gol dari Fernando Torres, Juan Manuel Mata , Jordi Alba dan David Silva di Kiev Olimpiyskiy Stadium . Spanyol menjadi tim pertama yang memenangkan dua Kejuaraan Eropa berturut-turut, dan tim sepak bola Eropa pertama yang memenangkan tiga turnamen besar berturut-turut (Euro 2008, Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 ). Dengan prestasi ini, banyak analis sepak bola, pemain, dan penggemar saat itu mereka adalah menganggap inkarnasi ini menjadi salah satu tim internasional terbesar yang pernah ada. 

Namun kini hal itu hanyalah sebuah mimpi, lantaran keperkasaan Spanyol tak seperti piala dunia 2010 lalu.


BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: