September 07, 2014

Jerry Massie Diberi Mandat Pimpin LSM Anti Korupsi GIAK


Jakarta -  Jerry Massie Ph.D mendapat mandat dari Ketua Umum DPP Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) sebagai Ketua DPD Sulawesi Utara.

Mandat tersebut diberikan kepada Massie Rabu (03/9/2014) di Kantor DPP Giak Jalan Apron I Blok 7A No.102-104, Kemayoran, Jakarta Pusat dan disaksikan oleh Ketua Umum Hasudungan Siagian SH, Sekretaris Eric Setiawan SH dan jajaran lainnya.

LSM ini sendiri, terdaftar di Kesbangpol No 625/SKT/K/II/2013 dan Akta Notaris atas
nama Bonar Sihombing SH, SK Menteri Kehakiman RI No.C-675. HT.O3.02-Th. 2000. Nantinya Massie akan dibantu oleh Julius Raymond Rorinpandey SE (Sekretaris),
Steven Leonard Maramis SH (Bendahara) dan pengurus lainnya.

Ketua DPD Sulut sendiri diberi wewenang untuk mengkoordinasikan seluruh kegiatan organisasi di Provinsi Sulut, membantu jaringan network dalam skala luas dan
bermanfaat, mensosialisasikan keberadaan LSM GIAK, melakukan investigasi kasus korupsi dan bedah kasus di lapangan serta melakukan pengawasan pembangunan
pemerintah dan daerah.

Dalam kesempatan ini, Hasudungan mengatakan bahwa LSM yang dipimpinnya ini akan membuka kepengurusan di
seluruh provinsi di Indonesia. “Sampai kini sudah ada 8 provinsi yang sudah di buka, terakhir Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara. Kami akan terus memaksimalkan terus LSM ini agar bisa menjadi salah satu lembaga sosial kontrol di setiap provinsi, kota dan kabupaten,” kata pria berdarah Batak ini.

Sementara Jerry Massie ketua DPD Sulut mengatakan bahwa dirinya akan menjalankan tugas dengan baik. “Saya
minta juga kepada pengurus nantinya bisa bersama-sama one heart (satu hati), one goal (satu tujuan), satu visi one perception (satu persepsi) dan juga saling bahu-membahu kerja sama tim sangat dibutuhkan untuk membangun LSM
yang lebih profesional,” kata Massie.

Lanjut jelas Massie, dirinya akan membongkar mafia-mafia yang ada di Sulut yang penyakit korupsinya sudah cukup
kronis.

“Korupsi seperti kanker kalai sudah berakar akan sulit di atasi namun saya juga punya strategi dan langkah preventif
bagi para koruptor. Pendekatan secara persuasif juga penting, dan ini akan saya lakukan, untuk mencegah penyelewengan anggaran negaraa," tuturnya.

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: