September 16, 2014

Suami Bupati Minsel Dilaporkan ke Polda Sulut Terkait Ijasah Palsu

KDP: saya pribadi tidak perlu melakukan gugatan balik
Kristovorus Decky Palinggi. 
Manado - Kasus dugaan Ijazah Palsu (IPAL) yang dipakai Kristovorus Decky Palinggi (KDP) dalam mendaftarkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sulut periode 2014-2019, yang saat ini dilaporkan ke pihak Polda Sulut merupakan salah satu berita terpopuler saat ini di Daerah Sulut. Tapi lain dengan pihak terlapor, KDP nama singkat suami Bupati Minsel itu menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menilai keabsahan Ijasah tersebut.

“Pendaftaran Caleg DPRD Sulut saya beberapa waktu lalu hingga terpilih, sudah melalui verifikasi faktual dan aktual dari KPU. Jadi terkait IPAL yang ditujukan kepada saya, itu merupakan hak KPU untuk menentukannya,” ujarnya, Selasa (16/9) tadi.

Menurutnya, Ijazah S1 yang dipakainya itu sudah teregistrasi dan bisa dicek langsung ke Kementerian DIKTI. Meskipun demikian dirinya tidak memungkiri jika bisa saja terjadi kesalahan dalam registrasi.

“Bisa dicek nama saya terdaftar di Dikti, kalau memang bermasalah mungkin hanya terdapat kesalahan registrasi, dan saat ini saya sementara melanjutkan studi S2 di pasca sarjana Unsrat,” jelasnya.

Ketika ditanya wartawan, apakah akan menggugat balik pihak yang telah melaporkan dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut, dengan nada tenang KDP enggan melakukan gugatan balik.

“Itu hak mereka untuk melaporkan dugaan tersebut. Tapi bagi saya pribadi tidak perlu melakukan gugatan balik, karena saya merasa tidak bersalah sebagaimana yang dilaporkan,” tutup KDP.

Perlu diketahui, KDP sebelumnya dilaporkan ke Polda Sulut karena diduga memiliki ijasah palsu. Dalam laporannya ke Polda Sulut, sang pelapor menduga ijasah S-1 Ekonomi yang dikeluarkan sebuah lembaga pendidikan swasta di Kota Manado atas nama KDP dengan nomor 1602/23.95.1A/2005, memiliki beberapa kejanggalan. (red)

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: