January 06, 2015

Frans Memah Dokter Pribadi Jokowi Kunjungi Kampung Halaman


Langowan – Dokter Pribadi Presiden Jokowi, dr Frans Memah MKK, pulang kampung di Desa Amongena III, Kecamatan Langowan Timur, Langowan, Sabtu (3/12/2014).

Diketahui, kedatangan putra Langowan itu selain merayakan ucapan syukur, juga dirangkaikan dengan HUT ibunya, Lenni Memah Sumampow yang ke-79.

Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Marthen Luten. Dalam khotbahnya Pdt Marten menjelaskan bagaimana umat Tuhan bijaksana dalam menghitung hari-hari hingga beroleh hati yang bijaksana.

Sementara itu, dalam sambutan dr Frans Memah, ia mengaku bersyukur bisa dipilih menjadi dokter pribadi Presiden Jokowi. Dijelaskannya, awalnya, pak Presiden Jokowi mengatakan padanya agar memasukan Curriculum Vitae dan itu tidak tahu, untuk apa CV tersebut.

“Ternyata presiden menempatkan sebagai dokter pribadi. Saya dipilih, kendati saya hanya dokter umum dengan tiga dokter lainnya dan salah satu dokter gigi, saat Gubernur Ahok mengetahui saya dipilih Presiden Jokowi, dirinya sangat merespon dan merestuinya,” ujar dr Frans Memah.

Selanjutnya dr Frans Memah menambahkan, bahwa Dr Jerry Massie yang mempublikasikannya, lewat media dan sosmed.

Sementara saat menyampaikan testimoninya Ketua bidang Media DPP GIAK dan Pemimpin Redaksi The Indonesia Times Jakarta, Dr Jerry Massie PhD menjelaskan dirinya saat itu bertemu dengan dr Frans Memah di istana saat pelantikan Gubernur Ahok.

“Saat di istana kepresidenan saya ketemu dengan pak dokter Frans, yang dipertemukan oleh Pendeta Marvel Kawatu yang juga pendeta di Istana,” kata Massie.

Ditambahkan pula, sebagai tou Kawanua khususnya orang Langowan dirinya bangga dr Frans Memah dan Pdt Marvel di pilih menjadi kepala dokter pribadi Presiden Jokowi.

Di kesempatan itu juga, ada sambutan dari Pemerintah, diutarakan Camat Langowan Timur, Refrans Ruauw S.Sos, yang mengapresiasi dr Frans Memah telah dipercayakan oleh Presiden Jokowi menjadi dokter pribadi.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua,” kata Camat Ruauw.


BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: