January 06, 2015

Sipat Tanah yang Berujung Maut di Bumi Nyiur

Manado - Korban Teddy Manopo dan Juliana Mokoginta, suami-isteri warga Kelurahan Bumi Nyiur, Lingkungan 3, Kecamatan Wanea, yang dibunuh tetangga sendiri bernama EM ternyata adalah penjaga rumah Pdt Roy Lengkong.

“Iya saya dengar mereka (korban Teddy Manopo) ikut menjaga rumah Pdt Roy Lengkong. Tapi tempat kejadian perkara di rumah mereka sendiri yang jaraknya hanya berdekatan”, tutur Jemmy Walujan, warga setempat.

Diketahui, korban Teddy Manopo dan isteri Juliana Mokoginta usia 30-an tahun, meninggal dunia di tangan pelaku EM berusia 40-an tahun.

Ternyata korban Teddy dan pelaku masih bersaudara jauh adalah tetangga yang hanya berbatasan sipat tanah.

Kejadiannya, Minggu (4/1/2015), sekitar pukul 10.30 WITA, korban Teddy yang berprofesi sopir truk dan pelaku Eky terlibat cekcok. Diketahui, antara korban dan pelaku terlibat perang dingin sejak lama karena masalah batas tanah.

Perkelahian tak terhindarkan, korban Teddy harus merenggang nyawa di tempat kejadian di halaman rumah korban setelah menerima tikaman benda tajam dari pelaku. Korban menderita luka di bagian kepala, tangan dan kaki.

Tak puas membunuh Teddy, pelaku masih bernafsu membunuh Juliana Mokoginta, isteri korban yang histeris melihat suaminya sudah terkapar bersimbah darah.

Sadis, korban Juliana Mokoginta yang sempat melarikan diri ke rumah Simanjuntak, salah-satu warga anggota polisi untuk meminta perlindungan, juga harus meregang nyawa setelah menerima beberapa tikaman benda tajam dari pelaku didepan halaman rumah warga tersebut seperti dilansir beritamanado.

Korban Juliana yang sempat dilarikan ke rumah-sakit akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WITA.

Saat ini pelaku EM sudah diamankan aparat kepolisian. Brando Manopo, anak pelaku juga ikut dirawat di rumah-sakit karena menderita luka akibat benda tajam di kaki.


BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: