August 12, 2015

Polsek Bitung Gagalkan Trafficking Empat Wanita ke Papua

BITUNG – Kepolisian Sektor (Polsek) Pelabuhan Bitung, berhasil menggagalkan trafficking empat gadis yang akan diseludupkan ke Papua. Namun dibalik itu Seorang komplotan mencatut nama salah satu perwira jajaran Polda Sulut untuk menjemput empat gadis belasan yang berhasil diamankan Polsek Pelabuhan Kota Bitung, Selasa (11/8/2015).

Mereka yang berhasil diamankan diantaranya, AT alias Aymi (18) warga Kolongan Tatempangan Kalawat Minut, MP alia Melan (17), PF alias Pricilia (21) dan ST alias Syafa (17) ketiganya warga Tikala Kumaraka Dalam, Kecamatan Wenang Manado diamankan diatas KM Dorolonda dengan tujuan Jayapura untuk dipekerjasakan di salah satu cafe.

Kapolsek Pelabuhan Kota Bitung, AKP Deemanto Nasirun mengatakan ketika keempat gadis itu sementara dimintai keterangan dan data, tiba-tiba datang seorang perempuan bernama Egi Sambodsida yang meminta agar keempat gadis itu segera dibebaskan.

Nasirun mengaku bingung karena ketika ditanyakan kepada keempat gadis yang nyaris jadi korban trafficking tersebut, keempatnya mengaku tak mengenal perempuan tersebut apalagi memiliki hubungan saudara. Padahal Egi mengaku, keempat gadis itu adalah saudaranya dan telah sepengetahuan orang tuannya untuk diberangkatkan ke Jayapura Papua hari itu.

“Karena permintaannya tak kami ikuti, dia (Egi) lalu menghubungi salah satu perwira yang katanya bertugas di Polda Sulut dengan mengatakan kami menghalang-halangi keinginannya untuk membawa keempat gadis tersebut,” ungkapnya.

Tak habis akal, Egipun berusaha mengelabui petugas dengan cara akan mengajak makan keempat gadis tersebut di depan Polsek Pelabuhan. Karena alasan makan, petugaspun memberikan ijin, namun tetap diawasi dengan cara diikuti salah satu petugas Polsek Peabuhan dari belakang.

“Rupanya, bukannya menuju tempat makan, tapi Egi malah menaikkan keempat anak itu ke atas kendaraan avansa yang telah menunggunya tak jauh dari Polsek dan langsung tancap gas melarikan diri,” katanya.

Pihak Nasirunpun mengejar kendaraan yang ditumpangi Egi bersama keempat gadis itu hingga ke batas kota Kecamatan Sagerat dan tidak membuahkan hasil. Iapun kemudian menghubungi perwira Polda Sulut yang disebut-sebut Egi dan mengancam akan melapor ke Kapolda jika keempat gadis itu tak dikembalikan ke Polsek Pelabuhan.

“Setelah kami sampai di kantor, keempat gadis itu terlihat menyebrang jalan menuju Polsek Pelabuhan setelah Egi menurunkannya di Pusat Kota,” katanya.

Dari informasi yang didapatkan pihak Nasirun, kuat dugaan Egi bekerjasama dengan perempuan bernama Ella (30an) yang berencana akan mengirimkan keempat gadis itu ke Jayapura. Dan pihaknya masih terus mencari tahu keberaan Ella mengingat perempuan ini berhasil melarikan diri ketika keempat gadis itu diamankan.

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: