November 26, 2015

Polda Diminta Usut Dugaan Korupsi 5,6 M MaMi DPRD Sulut

Jerry Massie. 
Manado - Rapat Komisi I DPRD Sulut bersama Sekretariat DPRD Sulut penuh dengan debat dan pertanyaan. Sebab ada beberapa angaaran yang dipakai oleh Sekretariat DPRD Sulut penuh dengan kejanggalan. Terbukti dengan anggaran MaMi pertahun pemakaiannya mencapai Rp. 5,6 Miliyar.

Menurut James Tuuk Anggota DPRD Sulut, penggunaan Mami Sekretariat DPRD Sulut sangat ganjal, kenapa harus bilang seperti itu. karena beberapa penggunaannya kurang jelas.

"Ada beberapa penggunaan yang harus dikritisi, salah satunya untuk pengunaan MaMi makanan dos, didalam penjelasan Sekretaris DPRD Sulut A.B Mononutu, untuk makanan dos persatuan 55.000 sedangkan di seluruh SKPD lain hanya mengambil yang harga satuan makanan dos 40.000, maka dengan itu saya merasa ada yang tidak beres dalam hal ini," ujar legislator perwakilan Bolmong raya itu.

Bukan hanya itu saja ungkap Tuuk, bayangkan Mami di DPRD Sulut kalau dibagikan perhari mencapai 10 juta hanya dengan Makan Minum di Sekretariat DPRD Sulut diluar MaMi reses Anggota DPRD Sulut.

"Inilah yang perlu kita kurangi, karena makan dan minum 10 Juta perhari sangatlah tidak wajar,"tegas Tuuk.

Menanggapi terkait banyaknya keganjalan anggaran MaMi di Sekretariat DPRD Sulut, selaku ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulut Gerakan Indonesia Anti  Korupsi (GIAK) Jerry Massie, minta Polda Sulut seriusi keganjalan pengunaan anggaran MaMi yang terjadi di DPRD Sulut. Pasalnya, anggaran MaMi yang dipakai untuk Tahun 2015 ini mencapai sebesar Rp. 5,6 Miliar.

"Ini perlu diteluysuri dan harus ada penjelasan dari Sekretatariat DPRD Sulut, MaMi yang penggunaannya sudah sebesar itu bisa menimbulkan adanya korupsi dan saya minta Polda Sulut maupun instasnsi terkait seriusi anggaran MaMi Sekretarit DPRD Sulut yang sudah mencapai 5,6 M tersebut,"tukas Massie. (red)


BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: