Previous
Next

August 16, 2018

Budaya Gotong Royong, Masih Terlihat Kental di Desa Wakan

Budaya Gotong Royong, Masih Terlihat Kental di Desa Wakan




Minsel - Gotong Royong atau kerja bersama-sama dalam bahasa sehari-hari adalah kerja bhakti, masih kita dapati di beberapa desa di Minahasa Selatan (Minsel) di antaranya desa wakan kecamatan amurang barat, seperti terlihat pada hari ini Senin, 13/08/2018.

Terlihat, warga desa wakan begitu antusias dalam melaksanakan kegiatan ini dari golongan tua dan muda saling bahu membahu dalam rangka mengerjakan pengecoran lantai dua balai pertemuan umum dan kantor desa tersebut. Pengerjaan gotong royong ini di pimpin langsung oleh hukum tua desa wakan Bpk.Lexie Rembet.

Hukum tua ketika di wawancara media ini mengatakan bahwa, kegiatan gotong royong ini bukan kebutulan karena adanya program pembangunan dari pemerintah desa, akan tetapi pekerjaan seperti ini  sudah menjadi budaya dari masyarakat wakan sejak turun temurun.

" Sebagai pemerintah desa sangat berterimah kasih karena warga masyarakat masih terbawa dengan kebiasaan ini dan memiliki toleransi yang tinggi terhadap pemerintah desa dan tentunya ini juga lahir dari adanya rasa persatuan yang kokoh di tengah masyarakat, sehingga apa yang terlihat sekarang adalah salah satu program antara warga dan pemerintah, di tanya berapa anggaran pembangunan balai pertemuan umum (BPU) dan kantor desa, Rembet sampaikan anggaran sampai selesai tiga ratus lima puluh juta rupiah(350.000.000) yang di biayai lewat swadaya masyarakat dan di ambil sekian persen dari Alokasi Dana Desa(ADD)," ujar Hukum Tua Wakan.

Di tambahkan Rembet dalam kelanjutan pembangunan BPU, ia sangat mengharapkan adanya donatur untuk dapat membantu menopang dana dari berbagai kalangan termasuk pemerintah Kabupaten  Minahasa Selatan, dalam hal ini Ibu  Bupati DR.Christiany Eugenia Paruntu SE," ungkap Hukum Tua Wakan berharap. (Suharto Kembuan)