January 13, 2013

LSM LIRA Nilai Dinkes Bitung Gagal Sosialisasi Program Jampersal

FOKUSMANADO.COM / Gapura Perbatasan Kota Bitung 
FOKUSMANADO.COM, BITUNG - Berbagai keluhan warga Bitung terutama saat menjalani persalinan baik di rumah sakit maupun Puskesmas selalu mendapat permasalahan. Sesuai program nasional jaminan persalinan (Jampersal) yang berlaku sejak tahun 2010 belum bisa dinikmati seutuhnya oleh masyarakat terlebih yang berada didaerah pelosok. Jampersal yang diupayakan membantu proses persalinan gratis dalam kenyataannya pihak rumah sakit tetap meminta biaya dokter dan lainnya.

Informasi yang didapat Wartawan dari salah satu petugas Dinas Kesehatan Bitung mengungkapkan, anggaran yang disediakan pusat untuk Jampersal kota Bitung senilai Rp.1,2 Milliar. Tetapi dalam realisasinya hanya Rp.200 jutaan yang diklaim oleh Dinas Kesehatan kota Bitung.

Menanggapi hal tersebut, LSM Lumbung Indonesia Raya (LIRA) kota Bitung Sunny Kakauhe mengesalkan dana yang begitu besar tidak dimanfaatkan sepenuhnya oleh Dinkes Bitung. Ia menilai Dinkes Bitung gagal mensosialisasikan program Jampersal ini.

Buktinya hingga berita ini dipublikasikan baik Lurah, Camat dan perangkat kelurahan belum mengerti tentang program Jampersal. Demikian pula harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan gratis hanya dimentahkan dengan permintaan biaya oleh petugas medis rumah sakit.

"Saya meminta program tersebut disosialisasikan kembali kepada seluruh masyarakat apalagi yang terletak jauh dari tempat-tempat pemeriksaan kesehatan,"tegasnya, Minggu (13/01/13) siang.

Sebelumnya, Kadis Kesehatan Bitung, Vonny Dumingan beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya hanya mendaftarkan Jampersal bagi pasien yang meminta klaim.(ndo)

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: