March 07, 2013

Djouhari Kansil: Kebutuhan Energi Listrik Sangat Tinggi

Wakil Gubernur Sulut
Dr. Djouhari Kansil MPd
MANADO, FOKUSMANADO.COM - Menyadari bersama, bahwa energi listrik merupakan satu-satunya energi paling banyak pemakainya. Energi listrik merupakan energi yang menempati peran paling penting dalam kehidupan. Sebab itu, usaha penyediaan energi listrik berkembang sejajar dengan laju pertumbuhan yang tinggi terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia dan juga wilayah Suluttenggo. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd saat menghadiri peresmian 7 proyek kelistrikan sulawesi yang di resmikan Menteri ESDM Jero Wacik, di Amurang Minsel, Kamis (7/3) kemarin.

‘’Oleh karenanya kehadiran PT PLN sangat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah, karena itu patut kita memberi apreiasi, karena PT PLN (Persero) senantiasa melakukan berbagai terobosan dan inovasi  dalam ranka pemenuhan kebutuhan akan ketersediaan energi listrik, serta langkah-langkah positif berkaitan dengan pelayanan prima kepada konsumen berbasis profesionalisme,‘’ jelas mantan Kadis Diknas Sulut.


Lanjutnya, akan tetapi terlepas dari upaya-upaya tersebut, harus diakui sampai dengan saat ini, kita masih diperhadapkan dengan berbagai permasalahan yang intinya menyangkut ketidakpuasan pelanggan.


‘’Dimana masih banyaknya keluhan-keluhan  pelanggan terkait dengan biaya rekening listrik yang membengkak, pencatatan meteran  yang asal tebak, pemadaman listrik secara sepihak, perbaikan kerusakan yang lamban, penanganan gangguan listrik yang kurang cepat,pemasangan listrik tidak sesuai dengan pesanan hal-hal inilah yang serigvmemunculkan opini atau image masyarakat belum memihak pelayanan yang diharapkan,‘’ tegas Kansil seraya menambahkan, karena itu dengan hadirnya proyek-proyek ini kiranya akan mengurangi ketidak puasan pelangan terhadap pelayanan dari PT. PLN selama ini.

‘’Disamping bisa menunjang program kegiatan pemprovsulut yang sedang giat-giatnya memantapkan eksistensi sulut sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik,‘’pungkasnya.

Demikian dilaporkan: Alex Terwin

BAGIKAN KE:

0 komentar: