March 26, 2013

Satuan Pol PP Diminta Tertibkan Pedagang Pasar Tuminting

Badan jalan jadi tempat jualan
MANADO - Kondisi jalan yang sempit dengan jalur dua arah berlawanan ditambah  banyak  pedagang  yang menggunakan trotoar dan badan jalan untuk dijadikan lahan transaksi usahanya, merupakan hal pememicu  kemacetan arus lalu lintas setiap harinya dikawasan pasar tuminting tersebut .

Pantauan wartawan fokus, kemacetan pada saat itu salah satunya juga terjadi karena adanya beberapa kendaraan  yang menggunakan tempat parkir pada  jalur larangan dimana tanda larangan itu sedikit  tidak jelas terlihat karena sudah mulai tertutup daun dari pohon yang ada ditempat itu. Sehingga sebuah  insident kecil berupa perlawanan tanggapan terjadi antara seorang annggota polisi lalu lintas yang bertugas Jack Sarapil dengan  joutje koapaha Dr pemilik mobil  ketika dengan seenaknya sendiri memakirkan kendaraan pribadinya pada jalur larangan itu .

 “Tanda larangan parkir jelas terlihat didepan, makanya  saya menyuruh pemilik tersebut  untuk memindahkan mobilnya  karena sudah membuat kemacetan panjang .” Tutur sarapil  yang kesehariannya bertugas ditempat itu.

Beliau juga menambahkan  bahwa  dirinya juga sudah berkali-kali menegur para pedagang  untuk tidak melakukan aktifitas jualan dibadan jalan dan trotoar karena sangat menggaggu arus lalu lintas kendaraan dijalan ini,  akan tetapi  larangan tersebut  tidak pernah dituruti sepenuhnya.

Upaya penertiban dari  pemerintah kota melalui satuan Pol PP  kepada pedagang  dipasar tuminting,  setahunya  belum pernah terlihat  sebelumnya,  dikarenakan ditempat itu tidak pernah ada  anggota dari satuan Pol PP  yang melakuan patroli serta penjagaan sebagaimana yang selalu dilihat dipusat kota  pasar 45. Sudah barang tentu  sangat diharapkan pelaksanaan penertiban haruslah bisa dilakukan  dengan cepat serta tidak berlarut-larut, agar fungsi utama jalan pada kawasan pasar tuminting  bisa stabil kembali tanpa kemacetan.

Reporter : (Bee-an)
Editor     : Ferlyando Sandala

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: