April 15, 2013

Bahasa Inggris Dibagikan saat UN Bahasa Indonesia

Petugas mendata paket berisi soal dan lembar jawab Ujian Nasional yang dikirim dari percetakan di Kudus, Jawa Tengah, ke gudang penyimpanan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi DI Yogyakarta, Yogyakarta. Tempat penyimpanan tersebut selanjutnya dijaga oleh petugas kepolisian untuk mengantisipasi kebocoran soal menjelang pelaksanaan Ujian Nasional pada Senin mendatang  
SURABAYA - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA hari pertama di Surabaya diwarnai kekeliruan teknis pembagian soal, Senin (15/4) Sore. Materi soal Bahasa Inggris yang harusnya dibagikan Selasa (16/4) besok, ternyata dibagikan hari ini.

Peserta sempat kaget karena hari ini harusnya materi soal Bahasa Indonesia. Kekeliruan teknis distribusi itu terjadi hanya di SMA 17 Agustus. Untungnya pihak pengawas independen dan kepolisian segera mengambil soal dan mengembalikannya ke Polsek Sukolilo Surabaya. Kekeliruan soal itu sempat menghambat pelaksanaan UN selama satu jam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan membenarkan jika ada kesalahan teknis pengambilan soal di sub rayon. ''Namun sudah bisa diatasi dan berjalan normal. Itu hanya kekeliruan pengambilan soal di sub rayon saja,'' katanya dikonfirmasi, Senin siang.

Ikhsan juga menjamin tidak akan ada kebocoran materi UN Bahasa Inggris meskipun sempat keliru dalam pendistribusiannya. Jumlah soal yang salah distribusi itu mencapai 83 lembar soal, yang terbungkus dalam lima bundel amplop. ''Saya jamin tidak akan ada kebocoran soal Bahasa Inggris,'' tegas Ihsan.

UN tingkat SMA di Surabaya diikuti oleh 37.335 siswa. Pemerintah Kota Surabaya mengaku sudah menyiapkan segala persiapan teknis maupun non teknis untuk kelancaran UN besok.

Pemkot Surabaya juga telah menyiapkan tim pendamping khusu bagi peserta yang mengalami kendala dalam pelaksanaan UN seperti sedang sakit atau peserta yang kebetulan berurusan dengan hukum.

Sumber: Kompas
Editor: Ferlyando Sandala

BAGIKAN KE: