April 02, 2013

Djouhari Kansil: Sektor Perindustrian dan Perdangangan Perlu Ditingkatkan

Dr. Djouhari Kansil, M.Pd    
MANADO - Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil, M.Pd menjelaskan, sektor perindustrian dan perdagangan (indag) harus menjadi penggerak pertumbuhan dan daya saing ekonomi menuju Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia ke Asia-Pasifik.

"Pemerintah Kabupaten dan Kota melalui unit kerja perindang harus secara sinergis melakukan upaya pengembangan sektor industri dan perdagangan," ujar Kansil, Selasa (2/4) Kemarin.

Lanjutnya, dengan mengutip himbauan Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus lebih baik dari tahun ke tahun, pemerintah daerah mengambil peran yang penting dan strategis untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor perindustrian dan perdangangan.

"Untuk itu, Sangat penting dan bermanfaat untuk sharing pengembangan program kerja pemda di bidang perindag, sekaligus merupakan wahana sosialisasi peraturan yang berkaitan dengan perindag. Sehingga ke depan baik pemda kabupaten/kota maupun provinsi akan memiliki satu pemahaman dan persepsi dalam melangkah bersama, melalui penyusunan master plan dan action plan pengembangan perindag," tuturnya.

Ia juga berharap, Pemda Kab/Kota dapat mendorong para pengusaha untuk mengembangkan industrinya, buka akses pemasaran hasil produksinya secara luas, dengan demikian sektor usaha akan semakin bergairah dan termotivasi untuk menciptakan keunggulan produknya baik secara komparatif maupun kompetitif.

"Sulut sekarang adalah daerah MICE (meeting, incentive, convention dan exhibition), banyak turis yang akan selalu ke Sulawesi Utara, maka dimintakan semua Pemda Kabupaten/Kota untuk berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan produk-produk hasil industri, hasil kerajinan,"jelasnya seraya menambahkan, tamu-tamu asing dan luar daerah yang datang ke manado, ini hasil-hasil industri, tonjolkan keunggulan tiap daerah dengan identitas produk daerah masing-masing.

"Misalnya kacang goyang di Kota Kotamobagu, pala manis di Kabupaten Kepulauan Sitaro, dan lain-lain,"pungkasnya.

Reporter: Alex Terwin
Editor  : Ferlyando Sandala

BAGIKAN KE: