April 07, 2013

Kepuasan terhadap Penegakan Hukum Rendah

Petugas membukakan pintu akses utama LP Cebongan di Desa Sumberadi, Mlati, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (25/3/2013) lalu. Berbagai aktivitas di lapas tersebut telah berangsur normal pascapenyerbuan gerombolan bersenjata api tiga hari sebelumnya yang mengakibatkan empat tahanan tewas.  
JAKARTA - Kepuasan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia berada pada titik terendah. Hanya 29,8 persen responden yang menyatakan puas terhadap penegakan hukum. Sebanyak 56 persen responden menyatakan tidak puas.

Hal itu terungkap dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang disampaikan di Jakarta, Minggu (7/4) Kemarin. Sebanyak 14,2 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Peneliti LSI Dewi Arum mengatakan, rendahnya kepuasan publik terhadap penegakan hukum merupakan proses yang panjang dan tidak singkat.

Ada akumulasi masalah yang tidak dapat diselesaikan melalui penegakan hukum yang adil. Dengan demikian, ada persepsi bahwa wibawa hukum sudah jatuh pada titik terendah.

Editor: Ferlyando Sandala

BAGIKAN KE: