April 19, 2013

Wulanta: Dukungan Masyarakat Sitaro Sangat Saya Hargai

Kolonel CHK Raymond  Wulanta, SH. M.Hum  
SITARO - Pimpinan Daerah itu harus secara iklas untuk memabantu masyarakat disisi manapun, dengan hal itu maka bisa dikatakan seorang Pemimpin yang peduli rakyat dan berbakti untuk rakyat, dan itu juga merupakan Visi dan Misi Saya kedepan. Demikian dikatakan Kolonel CHK Raymond  Wulanta, SH. M.Hum, Jumat (19/4) Kemarin.

Menurutnya, sebagai Polisi Militer yang sudah mengabdi 26 tahun dan bertugas diseluruh nusantara dan menjalani tugas dengan tanggungjawab merupakan hal yang besar bagi masyarakat.

"Saya sudah mengabdi sudah lama, mulai dari staf  Direktorat Hukum Angkatan Darat, kemudian  Satuan tempur di Kosrad  10 tahun lebih, kemudian beralih ke Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Darat, kemudian  pernah memimpin sekolah  Tinggi Hukum Militer, selama 5 tahun lebih  dan satu satunya memiliki rekort yang paling terlama sebagai Komondan sekolah  atau Komondan satuan Pendidikan di sekolah  Tinggi Hukum Militer,"jelasnya.

Lanjutnya, dari sekian tugas yang dialami, paling berkesan adalah  terutama menjalani tugas yang begitu berat didaerah operasi yaitu, didaerah yang paling rawan seperti di Timur Timor menjadi komondan satuan  Hukum pada tahun 1999, waktu itu ketika ada pergolakan di timur timor penyerahan kedaulatan. Lalu diawali dengan pemberlakuan  darurat militer yanag disana.

"Itulah salah satu tugas yang sangat berkesan sekali, karena satuhal sebagai prajurit yang selama ini berjuang dengan berdarah darah mempertahankan timur timor dan tiba tiba sekarang terlepas dari NKRI, tapi terlepasnya daerah Timur Timor karena politik internasional, dan sangat menentukan pada waktu dipimpin oleh Presiden  Habibi, sehingga sayang sekali Timur Timor terlepas,"katanya.

Iapun menjelaskan bagaimana rasa kehilangan bagian dari NKRI yang terlepas yaitu daerah Timur Timor, pada waktu beliau adalah salah satu penjabat di timur timor, dirasakan memang kehilangan besar dan yang paling terkesan. Kemudian di Aceh  juga  ketika terjadi  situasi   seperti operasi di Aceh  yang memiliki ancaman yang sangat tinggi bagi seorang prajurit. Usai itu menjadi komondan satuan di Aceh, setelah itu menjadi kepala Hukum Kodam di kodam 16 Patimura Ambon.

"Dengan perjuang itu, saya menerima aspirasi yang kuat dari masyarakat didaerah di Kabupaten kepulauan Sitaro, mereka sangat ingin dan mengharapkan agar  dapat memberikan kontribusi  didaerah, mengambil satu sikap idialisme, memang betul betul  dari sisa pengabdian kurang lebih tinggal  3 tahun, dan saya yang akan dipilih ingin menunjukkan kepada Masyarakat daerah Sitaro,"tuturnya.

Disamping itu, adanya kepercayaan oleh masyarakat Sitaro untuk memaju dalam suksesi penclalonan DPRD Kabupaten Sitaro dia mengatakan, dukungan masyarakat Sitaro tidak perlu lagi dipertanyakan, karena saat ini masyarakat Sitaro lah yang persiapkan  untuk menjadi salah satu kandidat  suksesi  calon Bupati  Sitaro, tadinya direncanakan untuk berpasangan dengan  Drs.Winsulangi Salindeho  sebagai  Calon Wakil Bupati.

"Untuk itu, didalam perjalanan politik saya sadar diri, apalagi saya berasal dari kalangan neteral dari kalangan  Militer, tidak punya perahu, parpol, dari disitulah Saya menyadari. Keputusan politik harus  diwadahi dengan sebuah parpol, namun begitu dilihat basis suara dan pendukung  sangat antosiasi didaerah  sangat cukup besar  seperti dikabupaten Sitaro, dua pulau Pulau Tagulandang  Biaro dan  pulau Ruang, dengan itu saya putuskan maju ke DPRD saja,"katanya.

Ia ungkapkan, dulunya sudah dipersiapkan di Patai Golkar, barangkali ini ada sebuah hal-hal dipertimbangkan di tubuh Golkar. Mudah mudahan itu bukan sebuah persaingan  politik, melihat waktu sudah tinggal menghitung hari kemungkinan tidak terakumodir di Golkar, setelah itu senang  sekali memilih  Partai Hanura untuk menjadi partai yang akan membawa dirinya mencalonkan dirinya.

"Saya berharap dengan Partai yang mengusungnya bisa menjadi peluang besar saya duduk di DPRD Kabupaten Sitaro untuk membela, bekerja, demi masyarakat. Dengan hal itu saya mohon doa dari Sitaro,"tandasnya.

Reporter: Nikson Katiandagho
Editor: Ferlyando Sandala

BAGIKAN KE: