May 19, 2013

Penyelidik Taiwan Kecewa Sikap Filipina

Sekelompok nelayan Taiwan yang marah membakar sebuah bendera Filipina dalam aksi protes yang digelar di Taipei beberapa hari lalu, memprotes kematian seorang nelayan Taiwan yang ditembak pasukan penjaga pantai Filipina. 

MANILA - Pihak penyelidik Taiwan meninggalkan Filipina, Sabtu (18/5/2013), dengan penuh ketidakpuasan terhadap kerja sama yang ditunjukkan pemerintah negeri itu. Penyelidik Taiwan berada di Manila terkait upaya penyelidikan penembakan seorang nelayannya hingga tewas awal pekan lalu oleh patroli penjaga pantai Filipina di Selat Bashi.

Ketua tim investigasi Taiwan, Chen Wen-chi menyatakan, sejumlah bukti menunjukkan tembakan yang dilancarkan patroli penjaga pantai Filipina memang dilakukan secara sengaja.

Chen juga menegaskan, aparat patroli Filipina ketika itu dengan sengaja mengabaikan sejumlah ketentuan internasional, termasuk untuk terlebih dahulu memperingatkan kapal nelayan Taiwan tadi.

Selain itu Chen juga menambahkan, pihaknya sengaja memutuskan untuk segera pergi lantaran merasa kerja sama yang diberikan otoritas Filipina tidak tulus dan minim.

Tim penyelidik Taiwan beranggotakan 14 orang itu tiba di Manila, Kamis (16/5/2013), atau sepekan setelah insiden terjadi. Mereka meminta diadakannya penyelidikan bersama peristiwa itu. Akan tetapi, sejak awal permintaan itu ditolak Menteri Kehakiman Filipina Leila de Lima.

Sumber :
AP
Editor :
Ferlyando



BAGIKAN KE: