May 01, 2013

Perbatasan Surabaya-Sidoarjo Siaga Satu

Ratusan personel Kepolisian disiagakan di kawasan Bundaran Waru, yang merupakan perbatasan Surabaya-Sidoarjo, Jawa Timur, dalam rangka pengamanan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Jatim, bersamaan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu (1/5/2013). 
SURABAYA - Ratusan personel keamanan dari Polri maupun TNI disebar dan disiagakan di puluhan titik perbatasan Surabaya-Sidoarjo, Rabu (1/5/2013). Selain mengamankan unjuk rasa buruh, mereka juga mengamankan jadwal kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Pabrik PT Maspion Sidoarjo.

Pantauan Kompas.com, aparat keamanan tidak hanya disiagakan di sepanjang jalur yang akan dilewati rombongan Presiden Yudhoyono, tetapi juga di lokasi sekitar seperti di Jalan Jemursari, Bunderan Waru, perempatan Sedati, dan di bawah jalan layang Waru. Jumlah mereka lebih banyak dari biasanya.

Hingga berita laporan ini ditulis, belum ada tanda-tanda aksi buruh yang menghadang kedatangan SBY. Informasi yang dihimpun Kompas.com, para buruh dari berbagai elemen merayakan May Day memang tidak berfokus pada menghadang Presiden, mereka tetap memilih unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Seperti diberitakan, usai bertemu buruh, Presiden dan rombongan dijadwalkan menginap semalam di Surabaya, lalu melanjutkan perjalanan ke Situbondo dengan menaiki KRI Makasar yang berangkat dari Dermaga Ujung, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Di Situbondo ini, Presiden akan menyaksikan secara langsung latihan tempur gabungan TNI. Presiden juga akan menginap semalam di atas KRI Makasar, dan pada 3 Mei 2013 melanjutkan perjalanan ke Probolinggo untuk melakukan penghijauan serta mengunjungi aneka kerajinan dan menggelar temu wicara dengan masyarakat sekitar.

Agenda Presiden ditutup pada 4 Mei dengan mengunjungi wisata alam Gunung Bromo dan langsung kembali ke Jakarta.

Editor: Ferlyando Sandala

BAGIKAN KE: