May 08, 2013

Taksi di Beijing Bakal Tolak Penumpang "Kanker"

Taksi Beijing 

BEIJING - Kalau Anda sedang dalam kondisi kantong kering alias "kanker" atau tak punya cukup uang, jangan coba-coba naik taksi di Beijing. Soalnya, tarif taksi di ibu kota China itu bakal naik dalam waktu dekat. "Kebijakan menaikkan tarif taksi untuk menjawab keluhan rendahnya penghasilan sopir taksi di Beijing," begitu alasan otoritas Komisi Pembangunan dan Reformasi Kota Beijing sebagaimana warta Xinhua pada Selasa (7/5).

Menurut rencana, tarif buka pintu akan naik menjadi 13 yuan dari harga lama 10 yuan atau sekitar 1,6 dollar AS. Tarif buka pintu teranyar itu untuk menempuh perjalanan 3 kilometer.

Lalu, tarif tambahan per kilometer setelah jarak tempuh 3 kilometer tadi akan naik berkisar 2,3 yuan hingga 2,6 yuan. Tarif lama untuk kategori ini cuma 2 yuan.

Tak cuma itu, penumpang taksi di Beijing juga mesti membayar tambahan biaya hingga 3 yuan untuk pos harga bensin. Tambahan ongkos itu berlaku setelah 3 kilometer pertama.

Kendati begitu, otoritas Kota Beijing bakal menghelat terlebih dahulu dengar pendapat untuk kenaikan ongkos taksi tersebut. Rencananya, dengar pendapat itu berlangsung pada Kamis (23/5/2013). "Setelah itu, baru ditentukan waktu pelaksanaan tarif baru tersebut," kata pihak otoritas Kota Beijing.

Di Kota Beijing ada 252 operator taksi. Lalu, ada juga 1.157 sopir taksi pribadi. Total jumlah armada taksi di Beijing mencapai 66.646 unit.

Terakhir, setiap tahun semua taksi di Beijing mengangkut rata-rata 700 juta penumpang. Pelayanan taksi berkontribusi pada 6,6 persen dari total sistem transportasi Kota Beijing.
Di Kota Beijing ada 252 operator taksi. Lalu, ada juga 1.157 sopir taksi pribadi. Total jumlah armada taksi di Beijing mencapai 66.646 unit.
Editor :
Ferlyando

BAGIKAN KE: