May 14, 2013

Teddy Kumaat: Jangan Hanya Terkonsentrasi di Bolevard

Teddy Kumaat, SE. 

MANADO - Persoalan kemacetan Kota Manado tak akan pernah berhenti. Meski sudah dilakukan berbagai program oleh Pemerintah Kota (Pemkot) namun hasilnya tetap sama. Bahkan dengan adanya program ganjil genap dan BRT yang hanya merugikan semua kalangan tak juga merubah perwajahan kota yang semrawut. Walhasil hanya keluh kesah warga yang keluar.

Menanggapi persoalan tersebut, Anggota DPRD Sulut, Teddy Kumaat mengatakan bahwa persoalan kemacetan terjadi karena pengaturan kota yang tidak maksimal sehingga kemacetan tertumpu pada satu wilayah saja.

“Pusat Kota Manado hanya terkonsentrasi di area sepanjang wilayah boulevard. Masyarakatpun jika akan melakukan kunjungan hanya focus di area tersebut mengingat area itu merupakan pusat keramaian dan tempat warga kota bahkan Sulut untuk berbondong-bondong ke lokasi tersebut,” ujarnya.

Seharusnya kata Kumaat jika dilihat dari keseluruhan wilayah manado, masih ada 60 persen lahan yang belum dimanfaatkan oleh pemerintah. lahan yang masih luas itu dapat dimanfaatkan sebagai tempat sarana lain agar konsentrasi warga tidak melulu terpusat di satu titik.

“Bisa juga di lahan kosong dibangun pusat bisnis lain atau area perkantoran sehingga konsentrasi masyarakat tidak terpusat di satu lokasi saja,” jelasnya sembari mencontohkan  di Australia dimana pusat kotanya di Melbourn sementara untuk kota bisnisnya di Sydney. Dengan demikian masyarakat tidak terfokus di satu lokasi saja.

Pelaku bisnis bisa ke tempat dimana wilayah bisnis dan perkantoran bisa langsung ke lokasi perkantoran. Dengan demikian perhatiannya tidak terfokus di pusat kota saja,tambah Caleg PDIP Dapil Manado ini.

Editor: Ferlyando

BAGIKAN KE: