July 01, 2013

Demi Bacaleg, Santima Mokodompit Rela Tanggalkan Seragam PNS

Santima Mokodompit. 
BOLTIM - Setelah sempat menunggu berbulan-bulan akhirnya Santima Mokodompit Spd warga Desa Tombolikat, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang telah mengabdi selama kurang lebih 27 tahun menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), akhirnya dapat bernafas lega, serta resmi menjadi masyarakat biasa.

Pasalnya, permohonan dirinya untuk pensiun dini pada usia 46 tahun, telah disetujui dan ditandatangani oleh Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH pada Jumat (28/6/2013) lalu.

Permohonan pensiun dini dilakukan karena banyak dari para masyarakat pada wilayah dapilnya, yang sangat antusias serta ingin mendukung dirinya untuk masuk menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) periode 2014-2019, mengingat figur beliau yang sangat amat dicintai dan dikagumi serta dekat dengan para masyarakat.

Bacaleg dengan nomor urut 11 serta resmi menahkodai Partai Hanura, Santima Mokodompit Spd, Senin (01/7/2013) menuturkan, saat ini dirinya tengah berkonsentrasi dengan strategi apa yang akan diterapkan untuk kedepan, agar nantinya dapat memenangkan pertarungan serta bisa menjadi wakil rakyat seperti harapan simpatisannya.

"Jika memang ini yang terbaik untuk masyarakat, saya akan sertamerta berusaha sebaik mungkin untuk memenagkan perhelatan politik ini, agar bisa duduk diparlemen nantinya." Ucap Santima.

Ditempat terpisah, Nyong Elias selaku tokoh masyarakat Tombolikat Induk kepada Jurnal Manado Senin (01/7/2013) menuturkan bahwa memang benar figur beliau sangat diimpikan para masyarakat untuk duduk diparlemen, karena waktu beliau masih berstatus PNS, Ia tak pernah memilih pekerjaan. Figur beliau selain dermawati, ia juga rajin dalam bidang pertanian dan kerab menjadi sahabat akrab para petani jagung.

" Semoga Ibu Santima dapat terpilih menjadi wakil rakyat, karena dengan itu Ia dapat membatu kami dalam menyampaikan aspirasi, baik itu terkait kepentingan umum maupupun kepentingan petani kecil seperti kami." Harap Elias.

Sumber: jm
Editor: Ferlyando

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: