December 15, 2013

PNS dan Masyarakat Kembali Jadi Korban Pelunasan Utang

Pemkab Diminta Lunasi Utang Asuransi

Frangky Lelengboto.
MINSEL- Frangky Lelengboto caleg Gerindra Dapil IV Minsel meminta pada Pemkab Minsel agar menganggarkan utang asuransi di PT Askes yang tembus Rp 7,5 miliar. Hal ini penting sebab terkait dengan kesejahtraan rakyat Minsel. Dia juga mengharapkan supaya pemkab tidak memperlebar utang agar supaya anggaran pemerintah bisa disuit untuk pembangunan infrastuktur. Dia juga mengharapkan tahun 2014 mendatang pemkab mengurangi dan memangkas kebijakan pemborosan anggaran termasuk mengurangi pos perjlan dinas eksekutif dan para hokum tua yang dinilainya kurang bermanfaat.

Sekdakab Minsel Farry Liwe, membenarkan utang asuransi tersebut. Liwe mengaku, saat ini Pemkab Minsel telah dilakukan rekonsiliasi antara Pemkab Minsel dengan PT Askes. ”Persisnya apa, hasil rekonsiliasi saya belum dapat laporan. Tapi garis besarnya pertemuan tersebut mencari solusi bagaimana menuntaskan tunggakan. Pastinya sudah ada kemajuan dan kesepakatan soal pembayaran. Apakah menggunakan dana tahun ini yang tersisa Rp 800 juta kemudian dijadwalkan kembali di tahun depan atau ada mekanisme lain,” ujar Liwe.

Ditanya mengapa tidak pernah diberitahukan sebelumnya, Dia sendiri masih mencari tahu. Apalagi tidak tercantum pada daftar utang. Sehingga tidak bisa terbayarkan lantaran tidak ditata di APBD sebagai pembayaran utang.

” Saya sendiri tidak mengetahui kenapa bisa terjadi. Sebab ini sudah tertata, sehingga merupakan kesalahan dari keuangan karena dianggap lalai. Seharusnya, hal ini harus dibayarkan oleh Dinas Keuangan, apalagi jumlahnya sangat besar,” tandasnya.

Terbongkarnya skandal utang tersembunyi ini menimbulkan pertanyaan oleh sejumlah elemen masyarakat, termasuk Frangky Lelengboto yang mempertanyakan  hal ini.
”Masakan ini harus ditutup-tutupi, ini bisa saja suatu jebakan. Jika utang ini tidak segera dibayarkan maka tahun 2014 mendatang pemkab masih dibebankan pada pelunasan utang, jika begini terus maka PNS dan masyarakat Minsel akan dikorbankan lagi,” tandasnya.

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: