RIP Jokowi dan Black Campign

Oleh : Dr Jerry Massie SE MA D.Min Ph.D (Konsultan Politik dan Dosen)

Ada-ada saja berita miring yang berhembus jelang Pemilihan presiden (pilpres) 2014, dimana calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo yang kerap disapa Jokowi diserang habis-habisan di media massa lewat kampanye hitam. Tudingan, cercaan
sampai fitnahan pun datang bertubi-tubi dan ini merupakan sebuah kampanye hitam. Padahal tak disadari kampanye
hitam merupakan bagian dari character assassination (pembunuhan karakter).

Dalam kamus Wikipidia
Encyclopedia, Assassination is the murder of a prominent person, political figure by a surprise attack, usually for
payment.

Belum lama ini, kader Gerindra Fadli Zon menyerang lewat puisinya yang ditujukan pada calon presiden dari PDI
Perjuangan, Joko Widodo dan relawan Jokowi. Sajak seekor ikan itulah tulisan Fadli. Berikut petikan puisi tersebut
“Seekor ikan di akuarium Kubeli dari tetangga sebelah Warnanya merah Kerempeng dan lincah.” Merah adalah
partainya Jokowi, dan kurus adalah bentuk tubuh Jokowi dan lincah secara deskriptif menggambarkan Jokowi hobi
“blusukan”.

Usai puisi Fadli, kali ini, black campaign (kampanye hitam) kembali ditujukan kepada Jokowi. “RIP Jokowi” (Rest in
Peace) Ir Herbertus Joko Widodo (Oey Hong Liong) yang beredar di Facebook dan Twitter. Dan ini bisa disebut kampanye yang arogan. Kampanye gelap ini dilakukan orang yang tidak ada kerjaan
dan ngawur. Seperti kita ketahui kampanye hitam (black campaign) adalah bentuk ketidakpercayaan dan kurang percaya diri pelakunya. Kendati figurnya dalam survey
rendah namun si pelaku kampanye gelap ini tak mau pusing soal itu. Siasat busuk selalu dibuatnya untuk dijadikan isu
publik. Mereka ini bisa disebut garong politik. Dimana, memanfaatkan kesempatan yang ada dengan cara haram.
Pasalnya, segala macam fitnah dilakukan untuk menjatuhkan lawan politiknya. Hal ini adalah settingan dan sudah terprogram. Selain mereka menjelajah di dunia maya
(Twiter, FB, Path, Yahoo, Line) mereka pun kerap menggunakan media massa sebagai saran untuk menyerang musuh politik mereka. Bagaimanapun juga kampanye hitam tak bisa ditolerir, dan itu hal negatif yang dikemukakan untuk menyerang lawan. Tentu saja akan merugikan citra, popularitas, dan elektabilitasnya.
Seperti pengertian kampanye negatif. Dalam Wikipedia kampanye hitam adalah: negative campaigning is trying to
win an advantage by referring to negative aspects of an opponent or of a policy rather than emphasizing one’s own
positive attributes or preferred policies .

Sebetulnya pelaku “black campaign” adalah orang yang galau, rapuh dan lemah, lantaran tak mampu berhadapan
secara langsung, justru menunjukkan kelemahan si musuh tersebut lantaran mereka tak cukup confidence akan
keunggulan mereka sendiri, sehingga yang mereka cari adalah kelemahan lawannya.
Begitu pula di media sosial facebook dimana ada yang menyebut “Presiden Boneka” ditujukan kepada Jokowi.
Pada tahun 2004 lalu saat pemilihan presiden, kampanye hitam pun kerap dilakukan dari sumber anonim. Kala itu
mereka menyerang dan memuat sisi gelapnya SBY, “Nyonya Ani Yudhoyono beragama Kristen”. Begitu pula
pada tahun 2009, giliran isteri Boediono yang disebut beragama katolik.

Seingat penulis, Jokowi tidak pernah menuding maupun mencela siapapun. Malahan, dengan gayanya yang populer
dengan blusukan, dia mau membuka diri dan mencari kawan bukan lawan. Bagaimana pun juga, kampanye hitam
adalah kelompok orang yang memiliki kepahitan politik dan ide mereka tak tersalur. Maka digunakanlah cara-cara kotor seperti kampanye terselubung dan kampanye hitam.

Menurut Jokowi kampanye ini adalah brutal dan ngawur dan sudah keterlaluan, ujar Jokowi sesaat sebelum meninggalkan Balaikota, Jakarta Pusat, pada Kamis (08/5) siang seperti yang dilansir kompas.com.

Sebetulnya bisa saja Jokowi membawa ke ranah hukum dan mempidanakan pengedar kampanye gelap ini, akan
tetapi Jokowi mengaku bahwa sulit untuk mencari tahu siapa pihak yang menyebarkan kampanye itu.

Kampanye kali ini bukan pertamanya dilakukan oleh lawan Jokowi. Pada saat si Kurus akan maju di Pilgub DKI
Jakarta dia pun sempat diserang habis-habisan dengan isu agama saat itu Jokowi bersama Ahok (Wagub) “Tapi, biar tim legal hukum kitalah yang ngurusin ,”
ucapnya.

Meski diakui mengganggu citranya sebagai bakal capres, Jokowi yakin masyarakat tidak terpengaruh isu tersebut. Menurut dia, masyarakat Indonesia sudah pintar dalam memilih isu. Gambar yang beredar dimana mengumumkan kematian Jokowi pada 4 Mei 2014. Selain ucapan dukacita untuk Ir Herbertus Joko Widodo. Ada foto Jokowi di gambar tersebut. Bentuk gambar tersebut berupa iklan pengumuman kematian yang sering dimuat di surat kabar. Sebagai awalan dalam gambar tersebut.

“Telah meninggal dengan tenang pada hari Minggu 4 Mei 2014 pukul 15.30 WIB, suami, ayah, dan capres kami tercinta satu-satunya. ” Pengumuman dilanjutkan dengan informasi mengenai lokasi “jenazah” Jokowi akan dikebumikan. “Jenazah akan disemayamkan di kantor PDIP Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan akan dikremasi pada Selasa 6 Mei 2014. ”

Begitu pula dalam pengumuman, tercantum nama istri Joko Widodo, Iriana Widodo, sebagai pihak yang dikondisikan sebagai pemasang iklan. Selanjutnya, tertulis nama Megawati Soekarno Putri sebagai pihak yang ikut “berdukacita”.
Sampai kini peredaran gambar ini belum diketahui siapa dalang dibalik beredarnya kampanye negatif ini. Akan tetapi, gambar tersebut mengundang komentar dari pengguna Facebook. Kebanyakan menganggap gambar ini adalah
kampanye hitam.

Bagi pelaku kampanye hitam ini, harus di bawa ke ranah hukum dan diadili. Pasalnya, hal ini adalah perbuatan yang
tidak menyenangkan dan sebuah fitnahan yang dilakukan terhadap seseorang. Hal seperti Ini bisa di kategorikan semacam pencemaran nama baik, dimana secara brutal mereka menyerang sampai pada fase menjatuhkan lawan politiknya. Dan jelas saja perbuatan ini tidak bisa ditolerir.
Paling tidak, ada orang bayaran yang sengaja dirancang untuk menciptakan “chaos” (kekacauan) terhadap
musuhnya.

Sementara, PDIP sendiri telah menyiapkan ahlinya untuk mengungkap siapa yang mempublish berita ini. Semoga
pelakunya bisa diungkap.

COMMENTS

Name

advetorial,70,artikel,2,balap,17,basket,4,berita utama,4,berita-utama,1120,bitung,309,bolaang-mongondow,84,bolaang-mongondow-selatan,15,bolaang-mongondow-timur,49,bolaang-mongondow-utara,29,budaya,3,bulutangkis,35,ekonomi-bisnis,284,entertainment,198,gallery,46,gaya-hidup,44,Headline,9,hukum-kriminal,402,internasional,150,kesehatan,36,kotamobagu,60,manado,911,merciful-bisnis,3,minahasa,115,Minahasa selatan,9,minahasa-selatan,130,minahasa-tenggara,29,minahasa-utara,55,Minsel,26,nasional,622,olahraga,344,Opini,1,pariwisata,67,pemerintahan-politik,1217,pendidikan,82,religius,106,sangihe,44,sepakbola,207,sitaro,25,sulut,109,talaud,18,tekno,12,tenis,4,tinju,6,tomohon,100,tutorial-web,18,video,23,
ltr
item
FokusManado.Com : Tercepat Dalam Informasi: RIP Jokowi dan Black Campign
RIP Jokowi dan Black Campign
FokusManado.Com : Tercepat Dalam Informasi
http://www.fokusmanado.com/2014/05/rip-jokowi-dan-black-campign.html
http://www.fokusmanado.com/
http://www.fokusmanado.com/
http://www.fokusmanado.com/2014/05/rip-jokowi-dan-black-campign.html
true
2964614751945099129
UTF-8
Tidak ada sambungan Tidak ditemukan tulisan apa pun LIHAT SEMUA Selengkapnya Balasan Cancel reply Delete PENULIS Home HALAMAN POSTS LIHAT SEMUA DIREKOMENDASIKAN UNTUKMU LABEL ARCHIVE SEARCH SEMUA POS Tidak ditemukan pos apa pun dengan permintaan Anda Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy