July 24, 2014

Massie Minta Rektor Baru Unsrat Mampu Selesaikan Sejumlah Kasus


Manado - Terpilihanya Prof Ir Ellen Kumaat sebagai Rektor Universitas Samratulangi (Unsrat) memberikan angin segar, pasca Rektor yang lama Prof Donald Rumokoy lengser dari jabatannya yang digantikan oleh Plt. Prof Musliam Kasim, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaa (Wemendikbud) RI.

“Ada tugas dan pekerjaan yang berat menanti rektor yang baru, terutama mengembalikan kejayaan Unsrat, dan juga
rektor harus mampu menyelesaikan sejumlah kasus di Unsrat,” kata Ketua DP Pelopor Angkatan Muda Indonesia
(PAMI) Sulut DR Jerry Massie MA Ph.D.
Dia pun berharap, ke depan Unsrat akan lebih baik, apapagi saat ini sejumlah Prodi yang sudah di akreditasi A oleh
BAN-PT seperti; Fakultas Hukum, Ekonomi, FISIP dan lainnya.

Hal yang pertama kata Massie, Ellen Kumaat sebagai rektor sebagai Rektor Unsrat yang baru, harus berani mengungkap kasus-kasus yang masih mengendap di Unsrat dengan
mengedepankan asas kebersamaan bukan manfaat.

Harapan kedua, sebagai institusi pendidikan, Kumaat harus menghindar dan menjauhi politisasi pendidikan. “Janganlah
pendidikan masuk personal, political and group interst,” ujar Massie. Kamis (24/7).

Dijelaskan pula, Kumaat sebagai rektor baru harus mengungkap calo pendidikan yang beredar dan bergentayangan di kampus. Satu diantara contoh yang
diungkap Massie adalah untuk masuk Fakultas Kedokteran harus bayar ratusan juta rupiah.

Harapan keempat, Massie mengakui transparansi harus dikedepankan khusus masalah anggaran, apalagi
pembuatan Fakultas Teknik yang kurang jelas, juga dugaan korupsi pengadaan Peralatan Laboratorium Fakultas
Pertanian Unsrat.

“Pengadaan barang Fakultas Teknik Unsrat tahun 2012, Dugaan Korupsi rumah sakit Unsrat. Semua itu harus di
buka ke publik oleh Kumaat sebagau rektor yang baru,” tutur Massie.

Selanjutnya, Sumber Daya Manusia (SDM) di Unsrat perlu ditingkatkan yaitu beasiswa khusus dosen ke luar negeri, dan setiap dekan. “Dosen, harus ada penelitian 1 bulan
harus ada riset jangan hanya melempem. Jangan hanya mengandalkan penelitian yang sudah usang,” ujar Massie.

Berikut menurut dosen.tetap STIE “Budi Utomo” ini, hasil seleksi Mahasiswa Baru (Maba) harus transparan dan kredibel jangan ada permainan kotor atau mahasiswa titipan.

Harapan terakhir, pembayaran SPP dan Pembangunan harus menggunakan sistem Online biar semua jelas dan terbuka dan transparan.


BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: