September 07, 2014

Korban Tewas Bertambah, Saat Rumah Kos Diserang

   foto : ericssen

Manado - Tiga Mahasiswa yang diserang di salah satu kamar kos di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) yakni, Riyanto Ridwan Fatgehipon (19) alias Anto, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ternate, tewas setelah dirawat di rumah sakit selama delapan jam, Sabtu (6/9/2014).

Anto mendapatkan luka tikam di punggung kiri dan luka sobek di lengan atas, dalam penyerangan yang terjadi pada
Jumat (5/9/2014) malam. Selain dia, serangan oleh empat orang tak dikenal itu menyasar pula Yunus Ramaleah (21),
mahasiswa Universitas Veteran RI Makassar; serta Risna Anggraeni Masugi (19), mahasiswa Stikes Manado.

Mereka bertiga diserang saat sedang bersama-sama menonton televisi di kamar kos Riska, teman Risna sesama
mahasiswi Stikes Manado. Kamar kos itu berlokasi di Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang. Yunus yang menderita luka sabetan di kepala bagian kiri serta luka
tusuk di punggung, tewas saat dilarikan warga ke rumah sakit.

Kronologi
Kejadian tersebut bermula ketika Riska kedatangan tiga teman-temannya pada Jumat malam. Mereka lalu menonton televisi di kamar Riska. Sekitar pukul 21.50 Wita, empat orang tak dikenal masuk ke kamar kos tersebut, dengan membawa badik dan parang.

Berdasarkan keterangan Riska, keempat orang itu menanyakan keberadaan Anto. Mendengar namanya dicari, Anto bersembunyi ke balik pintu kamar. Namun, keempat orang itu lalu mengobrak-abrik kamar dan mereka mendapati Anto yang bersembunyi.

Anto pun lalu diserang dengan senjata tajam oleh dua orang di antara empat orang yang datang. Dua pelaku lain
menyerang Yunus dan Riska. Adapun Riska sempat kabur dan meminta pertolongan warga.

Saat warga mendatangi lokasi kejadian, keempat pelaku sudah tidak ada. Warga hanya mendapati tiga kawan Riska
yang berlumuran darah dan segera membawa mereka ke Rumah Sakit Wolter Mongisidi, Teling.

Korban Yunus yang merupakan pacar Riska, tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Anto sudah sempat dirujuk ke RS
Prof Kandouw Malalayang, tetapi tetap tak terselamatkan.

Adapun Risna masih dalam kondisi kritis.
Jenazah Yunus dan Anto telah dibawa pulang keluarga ke Sanana, Maluku Utara. Mereka berdua hanya singgah ke
Manado, dalam perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami masih dalami siapa pelakunya dan motif penyerangan yang dilakukan para pelaku. Dugaan awal memang ada dendam. Namun apakah ada motif lain di balik ini semua, kami masih telusuri," kata Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Dewa Made Palguna.a tewas setelah dirawat di rumah sakit selama delapan jam, Sabtu (6/9/2014).

Editor : Nando Sandala
Sumber : KCM

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: