November 27, 2014

APBD Sulut 2015 Ditetapkan di Rapat Paripurna

Penandatanganan Penetapan APBD Sulut 2015 di Rapat Paripurna. 
Manado – Rabu (26/11) Peraturan Daerah (Perda) Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2015 ditetapkan pada rapat paripurna DPRD Sulut. Dalam rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Sulut, Drs Steven Kandouw dan dihadiri gubernur DR Sinyo Harry Sarundajang.
Pimpinan DPRD Sulut DPRD Sulut bersama Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang di Paripurna penetapan APBD 2015. 
Pelaksanaan paripurna diawali dengan laporan hasil sinkronisasi badan anggaran bersama pimpinan komisi oleh anggota banggar Amir Liputo, DPRD mengapresiasi pembangunan dan penyerapan anggaran yang dilaksanakan pemerintah secara periodik, namun perlu diperhatikan permasalahan klasik yang terjadi dari tahun ke tahun yaitu penyerapan anggaran dipacu diakhir tahun anggaran.

“Ini perlu diingatkan karena idealnya penyerapan anggaran dan realisasi fisik harus diintensifkan pada triwulan pertama dan kedua agar akselerasi pembangunan berlangsung cepat dan tepat sasaran serta dapat dilaksanakan dengan baik dan optimal”, ucap Liputo.

DPRD juga menurut Liputo mendukung hibah pemprov Sulut terhadap yayasan Maria Walanda Maramis namun perlu memberikan perhatian khusus terhadap legalitas tanah agar tidak bermasalah di kemudian hari.
Amir Liputo di paripurna APBD Sulut 2015. 
Hal lain diingatkan kepada pemerintah provinsi agar mengoptimalkan kinerja mulai tahapan perencanaan maupun pengawasan, termasuk masih terdapat program yang tidak sejalan dengan RKPD.

Beberapa hal ditanggapi gubernur DR Sinyo Harry Sarundajang terkait laporan hasil sinkronisasi dan pendapat akhir fraksi-fraksi diantaranya, penyerapan anggaran diakhir tahun disebabkan sumber dana APBD tidak sama dan turun tidak sama waktunya dan biasanya turun diakhir tahun.

“Juga soal tanah PIKAT milik pahlawan nasional Maria Walanda Maramis. Pemerintah wajib menjaga tanah itu dan saya akan tugaskan staff agar mencari tahu keabsahan tanah sebelum hibah diberikan”, jelas Sarundajang.
Anggota Dewan Sulut saat berada di paripurna APBD 2015. 
Hal lain diutarakan Sarundajang diantaranya, penghematan anggaran lebih 50 persen, memperjuangkan anggaran pembebasan lahan jalan Manado-Tomohon, penanganan sekaligus antisipasi bencana, usaha menurunkan angka kemiskinan, persiapan anggaran untuk Pilkada 2015 hingga persetujuan Presiden Joko Widodo membangun rel kereta api Makassar-Bitung.

Steven Kandouw yang memimpin rapat paripurna didampingi wakil ketua Stefanus Vreeke Runtu, Wenny Lumentut dan Marthen Manopo. Juga dihadiri unsur FKPD, sekprov Siswa Rachmat Mokodongan, SKPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Jajaran SKPD Prov Sulut di paripurna penetapan APBD 2015. 
Perlu diketahui, total pendapatan ditetapkan sebesar Rp.2.557.555.499.000, dan total belanja Rp.2.641.789.104.310. (adv)

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: