September 08, 2015

Manusia Musnahkan 3 Triliun Pohon

    Foto : Picpics.com

FOKUSMANADO.com - Ada berapa pohon di muka Bumi? Riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature mengungkap ada 3 triliun. Jumlah itu terkesan besar, bahkan 8 kali lebih banyak dari estimasti sebelumnya yang hanya 400 miliar, tetapi sebenarnya sedikit.

Dalam penelitian, ilmuwan mengungkap bahwa manusia telah memusnahkan triliunan pohon dalam waktu yang relatif singkat. Sejak zaman es terakhir atau 11.000 tahun lalu, jumlah pohon di planet kita berkurang lebih dari 3 triliun. Perkembangan pada era industri paling berkontribusi pada penurunan jumlah pohon.

Untuk mengungkap jumlah pohon, Thomas Crowther dari Yale University beserta timnya melakukan survei langsung sekaligus menganalisis data satelit. Data satelit berasal dari hasil pengamatan terhadap 400.000 hutan. Dari data tersebut, Crowther membuat pemodelan untuk memerkirakan jumlah pohon.

Hasil pemodelan mengungkap bahwa sebagian besar pohon berada di wilayah tropis dan subtropis, yaitu sebesar 1,69 triliun. Sementara, hutan di wilayah iklim sedang dan dekar kutub menyimpan masing-masing 0,61 triliun dan 0,74 triliun. Hutan yang berada di dekat kutub, atau boreal, memiliki densitas paling tinggi. Total jumlah pohon tepatnya 3.040.000.000.000. 

Menurut pemodelan pula, ilmuwan mengungkap bahwa manusia berpengaruh besar terhadap jumlah pohon. Setiap tahun, manusia diperkirakan membuat 15 miliar pohon hilang lewat penebangan atau lainnya. Sementara, jumlah penanaman kembali pohon hanya 5 miliar per tahunnya. 

Crowther seperti dikutip BBC, Kamis (3/9/2015) mengatakan, tujuan penghitungan ini bukan bermaksud menunjukkan baik dan buruknya lingkungan. "Kami hanya mendeskripsikan status hutan kita dalam angka yang bisa dimengerti publik, ilmuwan, dan praktisi lingkungan atau pengambil kebijakan," katanya.

Namun demikian, melihat jumlah pohon yang berkurang, manusia semestinya menaruh perhatian pada hutan. "Total kehilangan pohon bersih (dihitung dari pohon yang hilang dan ditanam kembali) adalah sepertiga persen dari jumlah pohon sekarang. Itu tak bisa dibilang tidak signifikan," kata Henry Glick, peneliti lain yang terlibat riset.

Glick mengatakan, jumlah pengurangan seharusnya membuat manusia mempertimbangkan perannya dalam deforestasi. Dengan konsumsi kayu, pembukaan hutan untuk lahan, pengurangan pohon di masa depan bisa meningkat dan akan memengaruhi stok karbon dan perubahan iklim.

Sumber : kompas.com

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: