May 03, 2016

Manusia Terdidik Adalah Kunci Kemajuan Bangsa

 Manusia Terdidik Adalah Kunci Kemajuan Bangsa
Manado - Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat membacakan sambutan tertulis Mendikbud Anis Baswedan menegaskan, Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Presiden Jokowi menggarisbawahi bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetensi era global jika tinggi kualitas manusianya. manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Penegasan tersebut disampaikannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016  Tingkat provinsi Sulut yang digelar Dinas Diknas di halaman kantor Gubernur Sulut, Senin (02/04/2016).

Dondokambey menyebutkan, segala capaian yang kita raih sebagai individu maupun sebagai bangsa kolektif tak lepas dari persinggungan dengan pendidikan. Mutu dan jenjang pendidikan berdampak  besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera.
"Maka dengan memastikan setiap manusia Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa," jelasnya.

Namun yang harus kita pastikan pada anak-anak kita adalah  bahwa kita memberikan dukungan sepenuhnya kepada mereka untuk menyiapkan diri meraih kesempatan yang terpampang dihadapannya. Salah satu dukungan yang perlu kita berikan pada anak-anak didik adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. Karena itu adalah tugas kita semua untuk memastikan binar keingintahuan di mata setiap anak didik kita, serta api semangat berkarya didalam dirinya tidak akan padam.

"Adalah tugas kita memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkontribusi memajukan dirirnya, memajukan masyarakatnya, memajukan kebudayaan bangsanya. Rasa percaya diri orang dewasa kepada anak-anak untuk berkarya dan ikut membawa kebudayaan kita terus bergerak melangkah maju adalah kunci kemajuan negara", kata Dondokambey.

Karenanya mari kita perluas keriaan pendidikan dan kebudayaan selama sebulan kedepan, kita bayar balik apa yang telah kita dapatkan dari pendidikan, kita gelorakan semangat bergerak untuk pendidikan, dan kita teruskan ikhtiar bersama ini, tandas Gubernur.

Kesempatan itu Gubernur didampingi Wagub Drs Steven Kandouw serta Kadis Diknas AG Kawatu SE MSi telah menyerahkan bantuan study  S1, S2 dan S3 kepada tiga perwakilan Perguruan Tinggi masing-masing sebesar Rp.7,5 JuutaRp. 12,5 Juta dan  Rp. 25 Juta, Penyerahan pemenang seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD dan SMP Tingkat Provinsi Sulut. Penyerahan Piagam penghargaan OSN SMA Tahun 2016, Penyerahan penghargaan pemenang lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Award, serta penyerahan penghargaan bagi Kepala Sekolah Pembina Terbaik Olimpiade Sains. Turut hadir mantan Kadis Diknas Sulut Drs DP Togas Drs Alvius Lomban MSi serta Dr Djouhari Kansil MPd (mantan Wagub Sulut), Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Tanos serta unsur Forkopimda Sulut serta para pejabat teras Pemprov Sulut).(Red)

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: