August 29, 2016

Sejumlah Peserta FLS2N Sewa Taksi Gelap

Manado, FokusManado.Com - Kedatangan para peserta kontingen FLS2N ke-9 di Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) rupanya memjadi pembicaraan serius diberbagai kalangan, baik di Media masa maupun di sejumlah peserta yang ikut lomba tersebut.

Pasalnya, kurangnya kesiapan panitia atau yang bertanggung-jawab untuk penjemputan peserta di Bandara Sam Ratulangi Manado menimbulkan kisah tak baik. Para peserta harus menunggu duduk melantai 1 sampai 2 jam di Bandara tidak kunjung dijemput oleh panitia penyelenggara, ketidak-adanya kepastian jemputan dari pihak panitia, maka banyak peserta ambil inisiatif menuju ke hotel dengan menggunakan taksi gelap.

Informasi yang dirangkum FokusManado.Com, panitia hanya menyewa atau menyediakan 20 bus untuk mengangkut para peserta yang diikuti sekitar 4.000an peserta tingkat SD, SMP dan SMA dari 34 Provinsi di Indonesia.

Terkait keterlambatan jemputan para peserta, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut, Asiano Gemmy Kawatu membenarkan keterlambatan menjemput para peserta di Bandara.

"Keterlambatan menjemput para peserta di Bandara, adanya kendala teknis di lapangan. Ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan yaitu, bus-bus yang mengangkut para peserta ke hotel butuh perjalanan yang panjang. Apalagi kalau sudah di hotel ada beberapa pemeriksaan yang mengharuskan bus tersebut menjadi terlambat kembali menjemput para peserta," jelas Kawatu saat dikonfirmasi melalui via selular.

Ditambahkannya, beberapa tik jalur kemacetan menuju ke Bandara atau mengantar para pesrta itu juga menjadi faktor keterlambatan penjemputan peserta.

"Untuk itu saya berharap, dengan kejadian seperti ini bisa diambil positifnya kedepan agar tidak lagi terjadi hal - hal seperti ini lagi kedepan," tandasnya.

Perlu diketahui kegiatan kontingen FLS2N ke-9 yang di tuan rumahkan Sulawesi Utara dilaksanakan sejak tnggal 29 Agustus hingga 3 September 2016 mendatang dimana kegiatan tingkat Nasional itu di koordinir ole Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut. (red)

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: