October 23, 2017

BTM Firdaus Boulevard Miliki Nahkoda Baru

Saat Perhitungan Suara


Manado
- Pemilihan Badan Tamirul Masjid (BTM) Firdaus Boulevard jumat malam (20/10) berlangsung seru dan ramai saat perhitungan suara digelar.

Sejak digulirnya rencana pergantian kepengurusan BTM Firdaus dengan terbentuknya panitia pelaksana tanggal 29 september lalu yang berjumlah 5 orang, suasana mulai ramai menjadi pembicaraan diantara Jamaah Masjid.

Panitia kecil yang Koordinir Bambang Suparno yang beranggotakan diantaranya Mochammad Irzal, Yudistira Nusrin, Firman Pumpente, Arter Makianggung diamanahkan bekerja mengganti tamir periode sebelumnya serta menyelenggarakan tahapan musyawarah pemilihan tamirul masjid firdaus periode 2017 - 2019.

Pembicaraan diruang lingkup masjid, warga lingkungan V titiwungen selatan sario yang merupakaan jamaah masjid, baik laki - laki maupun wanita diantaranya pengurus lama, kerukunan wanita islam (KWI) Firdaus, remaja bahkan hingga menjadi buah bibir disejumlah majelis yang bernaung didalam keimaman Masjid Firdaus.

Proses tahapan selama tiga minggu pemilihan btm firdaus mulai dari pendataan jamaah, penjaringan bakal calon hingga pendaftaran dan penetapan calon kian seru baik dikongko - kongko kecil, majelis kajian, sampai selisih pendapat dan cara pandang di media sosial yang menimbulkan dinamika tersendiri demi mencari pimpinan baru yang mengelola Masjid.

Saat tahapan penetapan calon btm yang ditutup tanggal 17 oktober Sempat muncul tiga bakal calon dan memunculkan dua kandidat terkuat yaitu tamsil ketjil dan hamzah latif (incumbent) yang siap dipilih.

Panitia pelaksana pun sempat dilema saat dikejar deadline hari pelaksanaan musyawarah guna menfasilitasi penyelengaraan acara laporan pertanggung jawaban dan penyampaian visi misi calon ketua BTM (19/10) menyiapkan undangan dan konsumsi serta menghadirkan kedua kandidat didepan jamaah.

"kami terus bekerja menyiapkan semuanya demi pemilihan dan perubahan ketua btm firdaus, meski dikejar waktu," tutur Bambang.

Begitu proses laporan pertanggung jawaban diterima dan pengurus lama btm dinyatakan demisioner, pelaksanaan musyawarah pemilihan btm firdaus (20/10) menjadi puncak keseruan dari acara tersebut.

Lansia yang masih Semangat Memberikan suara

Lepas sholat isya berjamaah pukul 19.30 wita malam, masjid firdaus ramai didatangi warga yang merupakan jamaah masjid berkumpul sambil membawa kertas undangan yang telah dibagikan guna memilih kandidat pilihannya.

Kehebohan terjadi dari salah satu kandidat BTM Firdaus yang dihantar iringan hadrah para rudad yang menabuh gendang dan bersenandung sholawat badar hingga tiba dilokasi pemungutan suara. Beberapa jamaah bahkan menyiarkan langsung proses pemungutan suara di media sosial.

Setiap jamaah memberikan suaranya yang mekanisme pemungutan suara diatur panitia pelaksana mencoblos kertas suara foto kandidat ditiga yang telah tersedia, kemudian kertas suara dimasukkan pemilih ke dalam kotak suara. Sedikitnya 244 pemilih dari 365 undangan yang disebar memberikan suaranya.

Ketegangan dan rasa penasaran dari pemilih kian membuat musyawarah makin seru dan menarik dari suara para pendukung kandidat yang maju dalam pencalonan tamirul Firdaus.

Satu persatu kertas suara dibuka didepan para saksi dari kedua calon yang dipelihatkan oleh panitia. Riuh pendukung kandidat nomor satu Tamsil Ketjil saling berbalasan suara dengan para pendukung nomor dua Hamzah Latief diawal perhitungan suara.

Kejar mengejar suara diawal terus berlangsung dan menambah keseruan. Bahkan gerak - gerik panitia yang mulai kelelahan menjadi sorotan para pendukung kandidat memberikan semangat.

Hingga diakhir perhitungan surat suara yang sudah terbuka dan ditulis dipapan pengumuman tampak tergambar raut bahagia dan kecemasan namun kian menarik.

Alhasil suara terbanyak diperoleh kandidat nomor satu Tamsil Ketjil dengan perolehan 156 suara mengungguli incumbent Hamzah Latief Kandidat nomor dua debgan perolehan 88 suara. 

Tak pelak suara takbir pecah, diiringi salam menyalami antara calon dan para pendukung menyambut ketua Badan Tamirul Masjid Firdaus yang baru disaksikan imam masjid firdaus Haji Husen Buchari dan kepala lingkungan V titiwungen Selatan Arfan Simbogolo serta beberapa tokoh masyarakat dan Pihak Babinkamtibmas Polres Manado.

"InsyaAllah pengurus yang Terpilih amanah dan meningkatkan kemajuan keagamaan dan kemaslahatan umat khususnya di Firdaus," ujar arfan, kepala Lingkungan V.

"Terpilihnya Tamsil Ketjil menjadi ketua BTM Firdaus periode 2017-2019 menjadi harapan baru perubahan jamaah bersama agar jalinan ukhuwah makin kuat diantara umat," ungkap Irfan Nurdin.

Hal yang sama ikut disampaikan Sali dan Gele jamaah masjid firdaus yang berharap. 

"Hasil suara terbanyak, bukan menjadi kemenangan satu pihak, tapi kebahagiaan penuh berkah menjadikan silaturahmi antar jamaah lebih baik kedepannya, tanpa ada sekat dan celah berbeda paham maupun tindakan dinaungan surga Firdaus," tandas keduanya.

Ketua terpilih Tamsil yang mengusung slogan " ayo ke Masjid" sendiri rencananya setelah terpilih menjadi ketua dan formatur, akan memilih beberapa orang masuk ke tim formatur, guna membentuk struktur kepengurusan BTM Firdaus yang baru.(b.A)

BAGIKAN KE:

PENULIS :

0 komentar: